When We Were Orphans
📘 About This Book
Dari pemenang Hadiah Nobel Sastra dan penulis novel peraih Booker Prize The Remains of the Day, hadir sebuah karya imajinasi luar biasa yang menjulang tinggi. Lahir di Shanghai awal abad ke-20, Banks menjadi yatim piatu pada usia sembilan tahun setelah hilangnya orang tuanya secara terpisah. Sekarang, lebih dari dua puluh tahun kemudian, ia adalah sosok terkenal di masyarakat London; namun keahlian investigasi yang telah memberinya keturunan tidak banyak mencerahkan keadaan a
📖 Ringkasan
When We Were Orphans karya Kazuo Ishiguro adalah karya fiksi yang memikat yang mengeksplorasi bayang-bayang panjang yang ditinggalkan oleh trauma masa kecil, ingatan, dan pencarian kebenaran. Berlatar belakang awal abad ke-20, narasi ini mengikuti Christopher Banks, seorang pria yang lahir di Shanghai yang secara tragis menjadi yatim piatu pada usia sembilan tahun setelah hilangnya kedua orang tuanya secara terpisah dan misterius. Kehilangan-kehilangan awal ini membentuk keseluruhan lanskap psikologisnya dan menentukan lintasan kehidupan dewasanya. Lebih dari dua puluh tahun kemudian, Banks telah membangun reputasi prestisius dalam masyarakat London sebagai tokoh investigasi yang terkenal. Terlepas dari pengakuan profesionalnya dan keahliannya dalam memecahkan kasus-kasus kompleks, investigasi pribadinya hanya menghasilkan sedikit kemajuan mengenai keadaan akhir dari dugaan penculikan orang tuanya sendiri. Beban masa lalu yang belum terselesaikan mendorongnya untuk memulai perjalanan kembali ke kota masa mudanya, sebuah labirin
🎯 Pelajaran Utama
⚖️ Kelebihan & Kekurangan
✅ Kelebihan
Ditulis oleh seorang penulis pemenang Hadiah Nobel dengan rekam jejak penceritaan mendalam yang terbukti.
Mengeksplorasi tema-tema kompleks tentang ingatan, identitas, dan trauma masa kecil dengan penuh nuansa.
Menampilkan latar atmosfer yang kaya yang menjembatani London dan Shanghai awal abad ke-20.
Membuat pembaca tetap terpikat melalui misteri yang memikat dan kedalaman psikologis.
⚠️ Kekurangan
Sifat ingatan protagonis yang tidak dapat diandalkan terkadang membuat narasi terasa membingungkan.
Tempo melambat secara signifikan selama eksplorasi psikologis yang introspektif.
✍️ About the Author
Kazuo Ishiguro (b. 1954) is a British author and Nobel Prize laureate known for emotionally restrained, deeply moving novels including 'Never Let Me Go' and 'The Remains of the Day'.
View all books →❓ Pertanyaan Umum
Siapa penulis When We Were Orphans? +
Buku ini ditulis oleh Kazuo Ishiguro, pemenang Hadiah Nobel Sastra.
Kapan buku ini diterbitkan? +
Buku ini diterbitkan pada tahun 2001.
Berapa halaman isi buku ini? +
Novel ini mencakup 481 halaman.
Apa profesi karakter utama? +
Tokoh protagonis, Banks, adalah sosok investigasi yang terkenal di masyarakat London.
Di mana latar tempat cerita ini? +
Narasi dimulai di Shanghai awal abad ke-20, berpindah ke masyarakat London, dan kemudian kembali ke Shanghai yang dilanda perang.









