THROUGH THE LOOKING GLASS
Sebuah novel karya Lewis Carroll dan sekuel dari Alice's Adventures in Wonderland
📘 About This Book
Through the Looking-Glass, and What Alice Found There (juga dikenal sebagai Alice Through the Looking-Glass atau hanya Through the Looking-Glass) adalah novel yang diterbitkan pada 27 Desember 1871 (meskipun ditandai sebagai 1872) oleh Lewis Carroll dan merupakan sekuel dari Alice's Adventures in Wonderland (1865). Alice kembali memasuki dunia fantastis, kali ini dengan memanjat melalui cermin ke dunia yang bisa ia lihat di baliknya. Di sana ia menemukan bahwa, seperti sebuah pantulan, semuanya terbalik, termasuk logika.
📖 Ringkasan
Through the Looking-Glass, and What Alice Found There adalah sekuel imajinatif dari Alice's Adventures in Wonderland. Cerita dimulai pada hari musim dingin yang bersalju ketika Alice melangkah melewati cermin di atas perapiannya ke dalam versi dunia yang terbalik dan seperti mimpi. Di alam ini, aturan logika, waktu, dan ruang berubah secara mendasar; benda mati menjadi hidup, dan lanskap diatur seperti papan catur raksasa. Alice segera menyadari bahwa ia adalah pion dalam permainan catur surealis, berjuang untuk maju melintasi papan untuk akhirnya menjadi Ratu. Sepanjang perjalanannya, ia bertemu dengan banyak karakter ikonik dan eksentrik termasuk si kembar Tweedle, Humpty Dumpty, White Knight, serta Ratu Red dan White. Saat ia melakukan perjalanan dari petak ke petak, Alice merasakan sifat bahasa yang tidak masuk akal dan absurditas konvensi sosial. Narasi ini didefinisikan oleh permainan kata khas Lewis Carroll, puisi nonsens — terutama 'Jabberwocky' — dan nuansa filosofis.
🎯 Pelajaran Utama
💬 Kutipan Penting
"Why, sometimes I've believed as many as six impossible things before breakfast."
"It's a poor sort of memory that only works backwards."
"When I use a word, it means just what I choose it to mean—neither more nor less."
"The time has come, the Walrus said, to talk of many things: Of shoes—and ships—and sealing-wax—Of cabbages—and kings."
"It takes all the running you can do, to keep in the same place. If you want to get somewhere else, you must run at least twice as fast as that!"
"Life, what is it but a dream?"
⚖️ Kelebihan & Kekurangan
✅ Kelebihan
Permainan kata kreatif yang tak tertandingi dan pembangunan dunia yang imajinatif.
Lapisan filosofis mendalam yang tersembunyi di bawah narasi yang aneh.
Karakter sastra ikonik dan puisi nonsens yang berkesan.
⚠️ Kekurangan
Alur cerita yang tidak linear dan logika mimpi bisa terasa membingungkan atau membuat frustrasi.
Fokus yang berat pada teka-teki linguistik mungkin membuat pembaca yang mencari cerita tradisional merasa asing.
✍️ About the Author
Lewis Carroll, the pen name of Charles Dodgson (1832-1898), was an English author best known for 'Alice's Adventures in Wonderland' and its sequel 'Through the Looking-Glass', celebrated for their whimsical logic and wordplay.
View all books →❓ Pertanyaan Umum
Apakah buku ini layak dibaca? +
Ya, ini adalah klasik fundamental sastra Inggris yang menawarkan wawasan mendalam tentang bahasa dan logika melalui lensa yang sangat menghibur dan imajinatif.
Berapa lama waktu untuk membacanya? +
Buku ini relatif pendek, biasanya membutuhkan waktu 3 hingga 5 jam untuk dibaca tergantung pada seberapa familiar Anda dengan permainan kata kompleks Lewis Carroll.
Apa pesan utamanya? +
Pesan utama mengeksplorasi transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa dan bagaimana seseorang belajar untuk menavigasi dunia yang secara inheren irasional.









