The Seven Sisters by Lucinda Riley book cover
Translated content
BookPediaBukuFictionThe Seven Sisters
Fiction

The Seven Sisters

Book One

oleh Lucinda Riley
Halaman
📄 480
Diterbitkan
📅 2015
Waktu baca
⏱️ ~13h
Bahasa
🌐 EN
ISBN
🔖 9781476759906
✅ Siapa yang harus membaca ini: Penggemar fiksi sejarah yang luas, saga keluarga, dan misteri penjelajah dunia.

📘 About This Book

"Maia D'Apliaese dan kelima saudaranya berkumpul di rumah masa kecil mereka, 'Atlantis'—sebuah kastil terpencil yang megah yang terletak di tepi Danau Jenewa—setelah diberi tahu bahwa ayah tercinta mereka, yang mengadopsi mereka semua saat bayi, telah meninggal dunia. Masing-masing dari mereka diberi petunjuk menggoda tentang warisan sejati mereka—sebuah petunjuk yang membawa Maia melintasi dunia menuju sebuah rumah besar yang runtuh di Rio de Janeiro, Brasil. Sesampainya di sana, ia mulai menyusun kepingan-kepingan kisahnya dan awal mula ceritanya"--

📖 Ringkasan

The Seven Sisters karya Lucinda Riley, yang diterbitkan pada tahun 2015, adalah sebuah karya fiksi yang luas dan sangat menggugah emosi sepanjang 480 halaman yang meluncurkan sebuah saga multi-bagian yang ambisius. Cerita dimulai di Atlantis, sebuah kastil terpencil yang megah dan terletak di tepi Danau Jenewa yang indah. Di sinilah enam saudari—yang semuanya diadopsi saat bayi dari berbagai belahan dunia oleh seorang ayah miliarder misterius yang mereka panggil dengan penuh kasih Pa Salt—berkumpul menyusul kematiannya yang mendadak dan misterius. Kejutannya atas kepergiannya meninggalkan keluarga yang erat ini dalam duka, tetapi Pa Salt telah mempersiapkan dengan cermat untuk momen tepat ini. Sebelum kematiannya, ia meninggalkan petunjuk khusus dan menggoda untuk masing-masing putri angkatnya, yang dirancang untuk membantu mereka menemukan warisan sejati mereka dan melacak akar leluhur mereka kembali ke tempat cerita individu mereka bermula. Narasi ini terutama mengikuti saudari tertua, Maia D'Apliaese. Tidak seperti saudara-saudaranya, Maia telah menjalani kehidupan yang lebih menyendiri, tetap tinggal dengan nyaman di dekat rumah masa kecilnya daripada menjelajah ke dunia luar yang lebih luas. Namun, warisan yang ditinggalkan oleh ayahnya menuntut tindakan. Berbekal petunjuk uniknya—ukiran bola armilar yang misterius dan sekumpulan koordinat—Maia terdorong keluar dari zona nyamannya dan melintasi dunia menuju sebuah rumah besar yang runtuh dan penuh atmosfer di Rio de Janeiro, Brasil. Perjalanan ini menandai awal dari transformasi pribadi yang mendalam, memaksanya untuk menghadapi ketakutannya, melangkah ke dalam ketidaktahuan, dan mengurai masa lalu yang tidak pernah ia ketahui adalah miliknya. Saat Maia tiba di Rio de Janeiro, novel ini dengan mulus merajut antara pencarian masa kini dan kilas balik sejarah yang kaya yang menghidupkan Brasil awal abad kedua puluh. Dalam narasi sejarah ini, pembaca diperkenalkan pada tokoh-tokoh yang terhubung dengan pembangunan patung Kristus Penebus yang terkenal, sebuah latar belakang monumental yang menguatkan taruhan emosional masa lalu. Melalui buku harian, surat, dan pemandu lokal yang membantunya menavigasi kota yang luas tersebut, Maia mulai menyusun romansa tragis dan penuh gairah dari nenek moyangnya, Izabela Bonifacio. Ia belajar tentang ekspektasi sosial yang ketat dari masyarakat kelas atas di Rio dan Paris, semangat artistik pada era tersebut, dan pilihan-pilihan menyayat hati yang pada akhirnya mengarah pada keberadaannya sendiri. Kembali ke Atlantis, para saudari yang tersisa juga bergulat dengan kesadaran bahwa hidup mereka akan berubah selamanya saat mereka merenungkan petunjuk-petunjuk yang ditinggalkan oleh Pa Salt bagi mereka. Meskipun kisah Maia membentuk inti dari jilid pertama ini, penataan ini menjanjikan seri agung yang saling terhubung yang mengeksplorasi latar belakang unik dari semua saudari, yang masing-masing dinamai dari bintang-bintang rasi bintang Pleiades. The Seven Sisters pada dasarnya adalah perenungan tentang identitas, kepemilikan, ikatan keluarga, dan gagasan bahwa kita tidak dapat benar-benar mengenal diri kita sendiri sampai kita memahami dari mana kita berasal.

🎯 Pelajaran Utama

1Penemuan jati diri yang sejati seringkali membutuhkan langkah keluar dari zona nyaman seseorang.
2Memahami masa lalu leluhur kita membantu kita memahami identitas masa kini kita.
3Keluarga didefinisikan oleh ikatan emosional yang mendalam daripada sekadar hubungan biologis.
4Kesedihan dapat bertindak sebagai katalis yang kuat untuk transformasi pribadi dan keberanian.
5Sejarah dipenuhi dengan kisah-kisah penuh gairah dan pengorbanan yang beresonansi lintas generasi.

⚖️ Kelebihan & Kekurangan

✅ Kelebihan

Gabungan misteri kontemporer dan fiksi sejarah yang memikat

Deskripsi yang kaya dan hidup tentang Swiss dan Rio de Janeiro

Busur karakter yang memikat untuk sang protagonis, Maia

Menyiapkan misteri menyeluruh yang menarik mengenai sang ayah angkat

⚠️ Kekurangan

Ketergantungan yang kuat pada kilas balik sejarah dapat mengalihkan perhatian pembaca yang mencari cerita modern secara ketat

Hanya mengeksplorasi warisan satu saudari secara mendalam, meninggalkan yang lain untuk buku-buku berikutnya

❓ Pertanyaan Umum

Siapa penulis The Seven Sisters? +

Buku ini ditulis oleh penulis Lucinda Riley dan diterbitkan pada tahun 2015.

Apa latar utama dari adegan pembuka buku ini? +

Cerita dimulai di Atlantis, sebuah kastil terpencil yang terletak di tepi Danau Jenewa.

Berapa banyak saudari yang ditampilkan dalam cerita? +

Ada enam saudari yang berkumpul di rumah masa kecil mereka setelah kematian ayah angkat mereka.

Ke mana petunjuk Maia membawanya? +

Petunjuk Maia membawanya melintasi dunia menuju sebuah rumah besar yang runtuh di Rio de Janeiro, Brasil.

Berapa halaman panjang buku ini? +

Novel ini mencakup 480 halaman fiksi yang kaya dan narasi sejarah.

💬 💬 Komentar Pembaca (0)

Loading comments...

Buku Serupa

View all →
L' arbre généreux by Shel Silverstein - Fiction book cover

L' arbre généreux

Shel Silverstein

59 pagesEasy
📗
Rebeldes (the Outsiders)
S. E. Hinton

Rebeldes (the Outsiders)

S. E. Hinton

Medium
Cent ans de solitude by Gabriel García Márquez - Fiction book cover

Cent ans de solitude

Gabriel García Márquez

390 pagesMedium
A Thousand Splendid Suns by Khaled Hosseini - Fiction book cover

A Thousand Splendid Suns

Khaled Hosseini

293 pagesMedium
A Game of Thrones by George R. R. Martin - Fiction book cover

A Game of Thrones

George R. R. Martin

865 pagesHard
1984 George Orwell - Large Print Edition by George Orwell - Fiction book cover

1984 George Orwell - Large Print Edition

George Orwell

416 pagesHard

Artikel Terkait

All articles →
The Lord of the Rings: A Deep Dive Review & Analisis Epik

The Lord of the Rings: A Deep Dive Review & Analisis Epik

Temukan ulasan mendalam tentang The Lord of the Rings. Analisis sinematik, tema moral, dan warisan budaya trilogi legendaris ini.

5 min read
Pride and Prejudice: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

Pride and Prejudice: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

Temukan analisis mendalam novel Pride and Prejudice karya Jane Austen. Ulasan lengkap karakter, tema sosial, dan relevansinya di era modern.

6 min read
The Little Prince: A Deep Dive Review & Makna Filosofisnya

The Little Prince: A Deep Dive Review & Makna Filosofisnya

Temukan ulasan mendalam tentang The Little Prince (Le Petit Prince). Pelajari makna filosofis, simbolisme, dan pelajaran hidup dari novel klasik ini.

6 min read
The Great Gatsby: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

The Great Gatsby: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

Temukan analisis mendalam novel The Great Gatsby karya F. Scott Fitzgerald. Kupas tuntas tema American Dream, simbolisme, dan relevansinya hari ini.

5 min read