The Power and the Glory
📘 About This Book
'Mahakarya Graham Greene' - John Updike. Di tengah penganiayaan kejam terhadap kaum rohaniwan di Meksiko, seorang pendeta duniawi yang dijuluki 'pendeta wiski' sedang dalam pelarian. Dengan polisi yang semakin mendekat, rute pelariannya tertutup dan peluangnya semakin sedikit. Namun rasa kasihan dan kemanusiaan mendorongnya menelusuri jalan menuju taknanya, enggan meninggalkan mereka yang membutuhkannya dan yang ia pedulikan. 'Ini adalah Greene dalam bentuk terbaiknya yang mentah dan bertenaga' - Sunday Times
📖 Ringkasan
Mahakarya Graham Greene, The Power and the Glory, membawa pembaca ke dalam perjalanan yang penuh ketegangan dan atmosferik di Meksiko selama periode penganiayaan kejam terhadap kaum rohaniwan. Di pusat narasi yang memikat ini adalah seorang rohaniwan duniawi yang sangat cacat, yang dikenal terutama sebagai pendeta wiski. Saat pasukan polisi agresif mendekatinya, rute pelariannya ditutup secara sistematis, membuat peluang bertahan hidupnya semakin menipis dari hari ke hari. Namun, alih-alih melarikan diri ke tempat aman yang mutlak ketika ia memiliki kesempatan, rasa kasihan yang mendalam dan kemanusiaan yang tersisa justru memaksa dirinya untuk terus bergerak di sepanjang jalan berbahaya menuju takdir akhirnya. Ia tetap sangat enggan untuk meninggalkan orang-orang biasa yang sangat membutuhkan bimbingan rohaninya, serta individu-individu yang secara pribadi ia pedulikan, bahkan ketika tindakan tersebut menyegel kehancurannya. Dipuji oleh para kritikus seperti John Updike dan disanjung oleh Sunday Times sebagai Greene dalam bentuk terbaiknya yang mentah dan bertenaga, novel ini mengeksplorasi ketegangan yang menyayat hati antara
🎯 Pelajaran Utama
⚖️ Kelebihan & Kekurangan
✅ Kelebihan
Penceritaan yang mentah dan bertenaga oleh Graham Greene
Tokoh utama yang sangat kompleks dan manusiawi
Narasi yang tegang dan bertempo cepat dengan taruhan tinggi
Eksplorasi moralitas dan anugerah yang mendalam
⚠️ Kekurangan
Atmosfer yang suram dan intens mungkin terasa berat bagi sebagian pembaca
Menggambarkan penganiayaan keras dan dilema moral yang sulit
✍️ About the Author
Graham Greene (1904-1991) was an English author known for morally complex novels blending literary fiction with thriller elements, including 'The Power and the Glory' and 'The Third Man'.
View all books →❓ Pertanyaan Umum
Siapa tokoh utama dalam buku ini? +
Tokoh utamanya adalah seorang rohaniwan duniawi yang sering disebut sebagai pendeta wiski, yang sedang dalam pelarian di Meksiko.
Apa latar belakang sejarah utamanya? +
Cerita ini berlangsung selama periode penganiayaan pemerintah yang kejam terhadap kaum rohaniwan di Meksiko.
Mengapa pendeta tersebut tidak kabur begitu saja? +
Belas kasihan, kemanusiaan, dan rasa kewajiban memaksanya untuk tinggal dan merawat mereka yang membutuhkannya.
Bagaimana para kritikus memandang novel ini? +
Novel ini secara luas dianggap sebagai mahakarya Graham Greene dan merepresentasikan penulis dalam bentuk terbaiknya yang mentah dan bertenaga.
Tema utama apa saja yang dieksplorasi dalam cerita ini? +
Buku ini mengeksplorasi tema penebusan, kelemahan manusia, pengorbanan, dan ketekunan iman di bawah tekanan.













