Lord of the World by Robert Hugh Benson book cover
✓ Translated content
BookPedia›Buku›Fiction›Lord of the World
Fiction

Lord of the World

Photo of Robert Hugh Bensonoleh Robert Hugh Benson
Halaman
📄 216
Diterbitkan
📅 2017
Waktu baca
⏱️ ~6h
Bahasa
🌐 EN
ISBN
🔖 9781537804125
✅ Siapa yang harus membaca ini: Pembaca yang tertarik dengan sastra distopis klasik, filosofi agama, dan fiksi ilmiah awal.

📘 About This Book

Buku ini, yang ditulis pada tahun 1907, adalah visi distopis karya Benson tentang dunia masa depan dekat di mana agama sebagian besar telah ditolak atau ditinggalkan begitu saja. Gereja Katolik telah mundur ke Italia dan Irlandia, sementara sebagian besar dunia lainnya menganut Humanisme atau Panteisme. Ada pemerintahan 'satu dunia', dan eutanasia tersedia secara luas. Alur cerita mengikuti kisah seorang pendeta, Percy Franklin, yang menjadi Paus Silvester III, dan seorang pria misterius bernama Julian Felsenbu

📖 Ringkasan

Lord of the World karya Robert Hugh Benson, yang awalnya ditulis pada tahun 1907 dan diterbitkan ulang pada tahun 2017, menghadirkan visi distopis yang memikat dan profetis tentang masa depan dekat di mana agama tradisional sebagian besar telah ditinggalkan atau dibuang oleh masyarakat. Dalam lanskap yang dibayangkan ini, populasi global sebagian besar telah merangkul Humanisme dan Panteisme, beroperasi di bawah struktur pemerintahan satu dunia yang bersatu. Masyarakat telah merestrukturisasi dirinya di sekitar cita-cita sekuler, dan praktik-praktik seperti eutanasia telah diterima secara luas dan mudah diakses oleh publik. Di tengah transformasi global yang menyapu ini, benteng-benteng tradisional iman telah menyusut secara dramatis. Gereja Katolik, yang dulunya merupakan kekuatan global yang dominan, mendapati dirinya terpojok dan melemah, telah mundur secara geografis dan spiritual ke batas-batas Italia dan Irlandia, bertahan sebagai sisa melawan arus sekuler yang dominan. Narasi ini mengikuti dua tokoh sentral dan kontras yang lintasan paralelnya membentuk

🎯 Pelajaran Utama

1Ideologi sekuler dapat dengan mudah mengambil semangat dari sebuah agama.
2Iman yang sejati seringkali bertahan paling baik ketika dimarjinalkan dan dimurnikan.
3Kepemimpinan yang karismatik dapat menyatukan dunia yang terpecah di bawah satu panji.
4Sentralisasi kekuasaan global menimbulkan risiko signifikan terhadap kebebasan spiritual.
5Kemajuan tanpa landasan spiritual dapat mengarah pada masyarakat yang hampa.

⚖️ Kelebihan & Kekurangan

✅ Kelebihan

✓

Memberikan contoh awal fiksi distopis yang menarik.

✓

Mengeksplorasi tema filosofis dan religius yang mendalam.

✓

Menampilkan paralel yang kuat antara kedua tokoh sentral.

✓

Menawarkan kritik yang menggugah pikiran terhadap utopisme sekuler.

⚠️ Kekurangan

✗

Gaya prosa mencerminkan konvensi awal abad kedua puluh yang mungkin terasa usang.

✗

Alur cerita sangat bergantung pada perdebatan teologis dan ideologis.

✍️ About the Author

❓ Pertanyaan Umum

Kapan Lord of the World pertama kali ditulis? +

Buku ini awalnya ditulis pada tahun 1907 oleh Robert Hugh Benson.

Apa latar utama dari buku ini? +

Buku ini berlatar di dunia distopis masa depan dekat yang didominasi oleh pemerintahan satu dunia, dengan Gereja Katolik yang mundur ke Italia dan Irlandia.

Siapakah Percy Franklin? +

Percy Franklin adalah seorang pendeta yang akhirnya menjadi Paus Silvester III.

Siapakah Julian Felsenburgh? +

Julian Felsenburgh adalah pria misterius dan karismatik yang menjadi penguasa mutlak dunia dan memiliki kemiripan fisik yang mencolok dengan Percy Franklin.

Filsafat dominan apa yang telah menggantikan agama di dunia dalam buku ini? +

Sebagian besar dunia telah menganut Humanisme dan Panteisme.

💬 💬 Komentar Pembaca (0)

Loading comments...

Buku Serupa

View all →
L' arbre généreux by Shel Silverstein - Fiction book cover

L' arbre généreux

Shel Silverstein

59 pagesEasy
Rebeldes (the Outsiders) by S. E. Hinton - Fiction book cover

Rebeldes (the Outsiders)

S. E. Hinton

Medium
Cent ans de solitude by Gabriel García Márquez - Fiction book cover

Cent ans de solitude

Gabriel García Márquez

390 pagesMedium
A Thousand Splendid Suns by Khaled Hosseini - Fiction book cover

A Thousand Splendid Suns

Khaled Hosseini

293 pagesMedium
A Game of Thrones by George R. R. Martin - Fiction book cover

A Game of Thrones

George R. R. Martin

865 pagesHard
1984 George Orwell - Large Print Edition by George Orwell - Fiction book cover

1984 George Orwell - Large Print Edition

George Orwell

416 pagesHard

Artikel Terkait

All articles →
The Lord of the Rings: A Deep Dive Review & Analisis Epik

The Lord of the Rings: A Deep Dive Review & Analisis Epik

Temukan ulasan mendalam tentang The Lord of the Rings. Analisis sinematik, tema moral, dan warisan budaya trilogi legendaris ini.

5 min read
Why Some Genres Never Go Out of Style: Rahasia Abadi

Why Some Genres Never Go Out of Style: Rahasia Abadi

Temukan alasan mengapa beberapa genre seni, musik, dan sastra tidak pernah lekang oleh waktu dan terus relevan di setiap zaman.

4 min read
The Great Gatsby: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

The Great Gatsby: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

Temukan analisis mendalam novel The Great Gatsby karya F. Scott Fitzgerald. Kupas tuntas tema American Dream, simbolisme, dan relevansinya hari ini.

5 min read
Why Some Books Are Perfect for Book Clubs dan Lainnya Gagal

Why Some Books Are Perfect for Book Clubs dan Lainnya Gagal

Temukan alasan mengapa beberapa buku sangat cocok untuk book club sementara yang lain justru membuat diskusi sepi. Panduan lengkap untuk pembaca.

5 min read

Lainnya dari Robert Hugh Benson

View all →
Come Rack! Come Rope! by Robert Hugh Benson - Fiction book cover

Come Rack! Come Rope!

Robert Hugh Benson

685 pagesHard
The King's Achievement by Robert Hugh Benson - Great Britain book cover

The King's Achievement

Robert Hugh Benson

511 pagesHard