Lincoln in the Bardo
A Novel
📘 About This Book
Novel debut yang “sangat mengharukan” (People) dari penulis Tenth of December: kisah ayah-anak yang emosional dan orisinal yang dibintangi oleh Abraham Lincoln sendiri, serta deretan karakter pendukung yang tak terlupakan, baik yang hidup maupun yang mati, historis maupun fiktif.
📖 Ringkasan
Lincoln in the Bardo adalah novel debut yang sangat menyentuh dan sangat orisinal karya penulis kenamaan George Saunders yang menangkap momen penting dan tragis dalam sejarah Amerika. Berlatar bulan Februari 1862, dengan Perang Saudara Amerika yang belum genap berusia satu tahun, narasi ini terbentang dengan latar belakang keretakan nasional dan kehancuran pribadi. Presiden historis Abraham Lincoln sedang berduka atas kehilangan putra tercintanya yang berusia sebelas tahun, Willie, yang baru saja meninggal dan dimakamkan di sebuah pemakaman di Washington. Buku ini mengambil judulnya dari konsep Buddha Tibet tentang bardo, sebuah kondisi antara kehidupan dan kelahiran kembali tempat jiwa-jiwa singgah, tidak mampu atau enggan untuk melanjutkan perjalanan. Di alam hantu ini, giovane Willie Lincoln bergabung dengan paduan suara karakter pendukung yang tak terlupakan, baik historis maupun fiktif, hidup dan mati, yang terjebak dalam keterikatan duniawi, penyesalan, dan ketakutan mereka sendiri yang belum terselesaikan. Roh-roh gelisah ini mengamati sang presiden yang berduka saat ia mengunjungi makam putranya.
🎯 Pelajaran Utama
⚖️ Kelebihan & Kekurangan
✅ Kelebihan
Struktur naratif yang berani dan sangat orisinal dengan paduan suara berbagai suara
Eksplorasi yang sangat menyentuh mengenai kedukaan orang tua dan beban sejarah
Perpaduan kaya antara fakta sejarah dan fiksi supernatural
Gambaran yang memanusiakan sosok Abraham Lincoln
⚠️ Kekurangan
Format yang tidak konvensional dan gaya terfragmentasi mungkin membingungkan sebagian pembaca
Fokus tematik yang berat pada kematian dan kesedihan bisa sangat menguras emosi
❓ Pertanyaan Umum
Siapa yang menulis Lincoln in the Bardo? +
Novel ini ditulis oleh George Saunders.
Kapan latar waktu buku ini? +
Kisah ini berlatar pada bulan Februari 1862, selama Perang Saudara Amerika.
Apa arti kata bardo dalam konteks novel ini? +
Hal tersebut merujuk pada konsep Buddha Tibet mengenai kondisi antara kehidupan dan kelahiran kembali tempat jiwa-jiwa singgah.
Penghargaan sastra besar apa yang dimenangkan oleh novel ini? +
Lincoln in the Bardo memenangkan Penghargaan Booker.
Apakah novel ini didasarkan pada peristiwa sejarah? +
Ya, novel ini berpusat pada peristiwa sejarah nyata tentang Abraham Lincoln yang meratapi putranya, Willie, selama Perang Saudara.






