After London: Wild England
📘 About This Book
Fiksi Ilmiah Distopia Era Victoria. Novel Fantasi Pasca-Kiamat. Bagian I - KEMBALI KE KEBARBARAN BAB I - HUTAN BESAR Orang-orang tua mengatakan bahwa ayah mereka memberi tahu mereka bahwa segera setelah ladang-ladang dibiarkan begitu saja, sebuah perubahan mulai terlihat. Segalanya menjadi hijau di musim semi pertama, setelah London berakhir, sehingga seluruh pedesaan tampak sama. Padang rumput berwarna hijau, begitu pula gandum yang tumbuh yang telah ditanam, tetapi belum dan tidak akan menerima perawatan lebih lanjut. Seperti itu
📖 Ringkasan
After London: Wild England karya Richard Jefferies adalah karya pionir fiksi pasca-kiamat dan fiksi ilmiah bumi sekarat, yang awalnya diterbitkan pada tahun 1885. Novel ini dibagi menjadi dua bagian yang berbeda. Bagian pertama, 'Kembali ke Kebarbaran', merinci keruntuhan peradaban modern yang katastrofik dan tidak ditentukan. Alam merebut kembali Kepulauan Inggris dengan kecepatan yang mengerikan: London direduksi menjadi danau beracun dan berawa yang diselimuti uap beracun, ladang-ladang budidaya berubah menjadi hutan purba yang tidak dapat ditembus, dan masyarakat mengalami regresi ke keadaan feodal dan kesukuan. Infrastruktur era Victoria telah lenyap, digantikan oleh hewan liar, reruntuhan yang ditumbuhi tanaman liar, dan pemukiman manusia yang tersebar berjuang untuk bertahan hidup. Bagian kedua, 'Wild England', mengikuti Felix Aquila, seorang aristokrat muda yang ambisius yang tinggal di dunia neo-abad pertengahan ini. Tidak puas dengan masyarakatnya yang mandek dan cinta yang bertepuk sebelah tangan, Felix membangun kano dan memulai perjalanan epik yang berbahaya melintasi pedalaman laut yang baru terbentuk dan
🎯 Pelajaran Utama
💬 Kutipan Penting
"The great cities were gone, the immense populations had vanished, the roads had disappeared, and the fields had returned to their primeval wildness."
"Nature had resumed her own; and that which man had conquered with sweat and toil for so many centuries, was recovered by the earth in a few decades."
"In the place of cornfields there were vast impenetrable thickets; where herds of domestic cattle once grazed, wild and savage beasts now roamed through the tangled underwood."
"Man had forgotten his cunning; the machinery of the past was regarded with superstitious awe, like the relics of a race of giants whose history had faded into myth."
"The vast poisonous marsh, which men called the After-Lake, covered the site of the ancient metropolis, exhaling thick vapors under the sullen sky."
"To wander alone through this untrodden wilderness was to feel at once the absolute freedom of the earth and the profound loneliness of a forgotten world."
⚖️ Kelebihan & Kekurangan
✅ Kelebihan
Exquisite, highly detailed natural descriptions that showcase Jefferies' mastery of botany and landscape.
A remarkably ahead-of-its-time vision of post-apocalyptic survival and ecological recovery.
An imaginative and immersive second-half adventure that transforms familiar geography into an exotic wilderness.
⚠️ Kekurangan
Bagian pertama mungkin terasa lambat dan terlalu deskriptif bagi pembaca yang mencari narasi bertempo cepat.
Tempo era Victoria dan gaya prosa kuno dapat menjadi hambatan bagi pembaca modern.
✍️ About the Author
❓ Pertanyaan Umum
Apakah buku ini layak dibaca? +
Ya, buku ini dianggap sebagai mahakarya dasar fiksi pasca-kiamat yang menawarkan wawasan ekologis unik dan prosa yang indah.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membacanya? +
Biasanya sekitar 6 hingga 8 jam, tergantung pada kecepatan membaca Anda dan keakraban dengan prosa abad ke-19.
Apa pesan utamanya? +
Pesan utamanya adalah sifat kefanaan peradaban manusia yang kontras dengan kekuatan alam yang abadi dan merebut kembali.








