Working with Emotional Intelligence by Daniel Goleman book cover
Translated content
BookPediaBukuPsychologyWorking with Emotional Intelli
Psychology

Working with Emotional Intelligence

Photo of Daniel Golemanoleh Daniel Goleman
Halaman
📄 388
Diterbitkan
📅 1998
Waktu baca
⏱️ ~11h
Bahasa
🌐 EN
ISBN
🔖 9780553104622
✅ Siapa yang harus membaca ini: Para profesional, manajer, dan eksekutif yang ingin meningkatkan kesuksesan karier melalui peningkatan keterampilan interpersonal dan emosional.

📘 About This Book

Buku terlaris karya Daniel Goleman, Emotional Intelligence, merevolusi cara pandang kita tentang keunggulan pribadi. Kini ia membawa wawasannya ke dunia kerja dalam sebuah buku yang pasti akan mengubah bentuk bisnis selama dekade-decade mendatang. Dalam Working with Emotional Intelligence, Goleman mengungkapkan keterampilan yang membedakan para pekerja berkinerja tinggi di setiap bidang, mulai dari pekerjaan tingkat awal hingga posisi eksekutif puncak. Ia menunjukkan bahwa faktor terpenting bukanlah IQ, gelar tingkat lanjut, atau keahlian teknis, melainkan...

📖 Ringkasan

Working with Emotional Intelligence karya Daniel Goleman mengalihkan fokus keunggulan profesional dari metrik tradisional seperti IQ, gelar lanjutan, and keahlian teknis, dan berargumen bahwa kecerdasan emosional adalah faktor tunggal paling penting untuk kesuksesan di tempat kerja modern. Mengikuti karya terobosannya tentang kecerdasan emosional secara umum, Goleman menerapkan konsep-konsep ini secara langsung ke dunia bisnis, meneliti apa yang membedakan pekerja unggul di setiap bidang, mulai dari posisi entry-level hingga jajaran eksekutif puncak. Buku ini mengeksplorasi bagaimana kompetensi pribadi dan sosial menentukan siapa yang berkembang, siapa yang memimpin, dan siapa yang gagal dalam menghadapi tantangan profesional. Di inti tesis Goleman terdapat kompetensi pribadi yang vital seperti kesadaran diri, kepercayaan diri, dan pengendalian diri. Pekerja berkinerja tinggi memiliki pemahaman mendalam tentang emosi, kekuatan, batasan, and nilai-nilai mereka sendiri, yang memungkinkan mereka mengelola dorongan destruktif dan tetap tenang di bawah tekanan.

🎯 Pelajaran Utama

1Kecerdasan emosional lebih penting daripada IQ atau keahlian teknis untuk kesuksesan di tempat kerja.
2Kesadaran diri dan pengendalian diri sangat penting untuk mengelola stres profesional dan dorongan impulsif.
3Peran kepemimpinan tingkat tinggi menuntut keterampilan sosial tingkat lanjut, empati, dan kemampuan mempengaruhi.
4Integritas dan komitmen adalah kompetensi esensial yang membedakan pekerja berkinerja tinggi.
5Keterampilan kecerdasan emosional tidaklah tetap dan dapat dipelajari serta dikembangkan secara aktif.

⚖️ Kelebihan & Kekurangan

✅ Kelebihan

Mengalihkan fokus profesional dari metrik teknis yang sempit ke keterampilan manusia yang holistik.

Memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti baik bagi karyawan tingkat awal maupun eksekutif puncak.

Menekankan bahwa kompetensi kepemimpinan kunci dapat dikembangkan secara aktif.

Menawarkan perspektif visioner yang mengubah bentuk budaya bisnis modern.

⚠️ Kekurangan

Beberapa konsep mungkin terasa abstrak bagi pembaca yang mencari formula korporat yang kaku.

Sangat mengandalkan kerangka psikologis yang memerlukan refleksi pribadi yang mendalam untuk diterapkan.

✍️ About the Author

❓ Pertanyaan Umum

Apa premis utama dari Working with Emotional Intelligence? +

Buku ini berargumen bahwa kecerdasan emosional, alih-alih IQ atau keahlian teknis, adalah faktor utama yang membedakan pekerja unggul di tempat kerja.

Siapa yang menulis buku ini dan kapan diterbitkan? +

Buku ini ditulis oleh Daniel Goleman dan diterbitkan pada tahun 1998.

Apakah keterampilan kecerdasan emosional itu bawaan, atau dapat dipelajari? +

Goleman menunjukkan bahwa kompetensi seperti kesadaran diri, pengendalian diri, dan komunikasi dapat dipelajari dan ditingkatkan seiring waktu.

Bagaimana hubungan antara kecerdasan emosional dan kepemimpinan? +

Semakin tinggi Anda naik dalam jenjang kepemimpinan, semakin krusial kompetensi kecerdasan emosional untuk membimbing tim dan mengelola perubahan.

Kompetensi spesifik apa saja yang disoroti dalam buku ini? +

Kompetensi utama meliputi kesadaran diri, kepercayaan diri, pengendalian diri, komitmen, integritas, komunikasi, pengaruh, dan kemampuan beradaptasi.

💬 💬 Komentar Pembaca (0)

Loading comments...

Buku Serupa

View all →
Psychology, Briefer Course by William James - Psychology book cover

Psychology, Briefer Course

William James

606 pagesHard
Yellow Wallpaper by Charlotte Perkins Gilman - Psychology book cover

Yellow Wallpaper

Charlotte Perkins Gilman

28 pagesEasy
The Lovely Bones by Alice Sebold - Psychology book cover

The Lovely Bones

Alice Sebold

Medium
Gone. Michael Grant by Michael Grant - Fiction book cover

Gone. Michael Grant

Michael Grant

559 pagesHard
Nineteen minutes by Jodi Picoult - Psychology book cover

Nineteen minutes

Jodi Picoult

455 pagesHard
Bell Jar by Sylvia Plath - Psychology book cover

Bell Jar

Sylvia Plath

Medium

Artikel Terkait

All articles →
The Art of Deep Work: Master Focus in a Distracted World

The Art of Deep Work: Master Focus in a Distracted World

Discover the art of deep work and learn proven strategies to master intense focus, eliminate distractions, and produce your most meaningful, high-value work every day.

10 min read

Harry Potter and the Philosopher's Stone: A Deep Dive Review

Explore a comprehensive review of Harry Potter and the Philosopher's Stone. Discover why this magical debut still captivates readers globally.

5 min read

فن العمل العميق: كيف تحقق إنجازات استثنائية في عصر التشتت

اكتشف فن العمل العميق وكيف يمكنك تحقيق إنجازات استثنائية بالتركيز الكامل بعيداً عن التشتت الرقمي وضوضاء العصر الحديث.

5 min read

Why Sleep Matters More Than You Think: The Science

Discover why sleep is your body's most powerful tool for health, memory, and longevity — and how to finally get the quality rest you deserve.

8 min read

Lainnya dari Daniel Goleman

View all →
📗
Emotional Intelligence
Daniel Goleman

Emotional Intelligence

Daniel Goleman

Medium