Where the wild things are
📘 About This Book
Masuki dunia imajinasi liar seorang anak laki-laki nakal yang berlayar ke sebuah pulau ajaib yang dikuasai oleh monster-monster tinggi menjulang. Dalam karya klasik yang sangat dicintai ini, Maurice Sendak mengeksplorasi emosi masa kecil yang membara serta kekuatan rumah yang memberikan ketenangan. Temukan bagaimana petualangan paling liar sering kali membawa kita kembali ke tempat di mana kita paling dicintai.
📖 Ringkasan
Buku bergambar klasik karya Maurice Sendak, 'Where the Wild Things Are', menceritakan kisah seorang anak laki-laki yang imajinatif bernama Max. Mengenakan pakaian serigala, Max membuat keonaran di rumahnya, ‘mengejar anjing’ dan berteriak, ‘Aku akan memakanmu!’ kepada ibunya. Kesal dengan tingkah laku Max, ibunya menyebutnya sebagai ‘monster liar’ dan mengirimnya ke kamar tanpa makan malam. Dalam kesendirian kamarnya, imajinasi Max mengambil alih, dan kamarnya secara ajaib berubah menjadi hutan lebat dengan samudra di dekatnya. Ia menaiki sebuah perahu pribadi dan berlayar siang malam untuk mencapai pulau para Wild Things. Monster-monster ini adalah makhluk besar dan menakutkan dengan mata berputar serta gigi tajam, tetapi Max menggunakan ‘sihir’—menatap mata kuning mereka tanpa berkedip—untuk menjinakkan mereka. Merasa terkesan, para Wild Things mengangkatnya menjadi raja mereka, dan kelompok itu terlibat dalam pesta liar menari serta bergelantungan di pohon. Terlepas dari keseruan memegang kendali, Max segera merasa kesepian dan mulai merindukan kenyamanan ruma
🎯 Pelajaran Utama
💬 Kutipan Penting
"And the walls became the world all around"
"And when he came to the place where the wild things are they roared their terrible roars and gnashed their terrible teeth and rolled their terrible eyes and showed their terrible claws"
"Be still! and tamed them with the magic trick of staring into all their yellow eyes without blinking once"
"And now, let the wild rumpus start!"
"But the wild things cried, 'Oh please don't go— we'll eat you up - we love you so!'"
"And it was still hot"
⚖️ Kelebihan & Kekurangan
✅ Kelebihan
Ilustrasi yang memukau dan ikonik yang menangkap sudut pandang anak-anak.
Tema psikologis yang sangat dekat dengan kehidupan nyata mengenai perubahan perilaku masa kecil.
Teks yang singkat namun menyentuh yang memberikan ruang untuk penceritaan visual.
⚠️ Kekurangan
Ilustrasi monster mungkin menakutkan bagi anak-anak yang masih sangat kecil atau sensitif.
Singkatnya teks mungkin membuat beberapa pembaca menginginkan detail narasi yang lebih banyak.
✍️ About the Author
Maurice Sendak (1928-2012) was an American author and illustrator best known for 'Where the Wild Things Are', a landmark of children's picture books.
View all books →❓ Pertanyaan Umum
Apakah buku ini layak dibaca? +
Ya, buku ini dianggap sebagai mahakarya sastra anak karena penggambaran emosi masa kecil yang jujur dan gaya artistiknya yang tak lekang oleh waktu.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membacanya? +
Buku ini sangat pendek dan biasanya memakan waktu sekitar 5 hingga 10 menit untuk dibaca dengan suara lantang.
Apa pesan utamanya? +
Pesan utamanya adalah bahwa bahkan ketika kita marah atau bertindak keterlaluan, kita tetap aman dan dicintai oleh orang-orang yang peduli pada kita.








