The Blithedale Romance
By Nathaniel Hawthorne - Illustrated
📘 About This Book
Why buy our paperbacks? Printed in USA on High Quality Paper Standard Font size of 10 for all books Fulfilled by Amazon Expedited shipping 30 Days Money Back Guarantee Unabridged (100% Original content) BEWARE OF LOW-QUALITY SELLERS Don't buy cheap paperbacks just to save a few dollars. Most of them use low-quality papers & binding. Their pages fall off easily. Some of them even use very small font size of 6 or less to increase their profit margin. It makes their books completely unreadable. Abo
📖 Ringkasan
The Blithedale Romance, yang diterbitkan pada tahun 1852, adalah novel utama ketiga karya Nathaniel Hawthorne, yang banyak mengambil inspirasi dari pengalaman pribadi singkatnya di Brook Farm, sebuah komunitas sosialis utopis di Massachusetts. Diceritakan oleh Miles Coverdale, seorang penyair kecil dan intelektual, novel ini mencatat eksperimen idealistis Blithedale, di mana sekelompok reformis mencoba hidup harmonis melalui kerja manual, pencarian intelektual, dan cita-cita egaliter. Komunitas ini dipenuhi oleh tokoh-tokoh yang menarik, terutama Zenobia, seorang penulis feminis yang penuh gairah dan cemerlang yang terkait dengan gerakan reformasi, dan Hollingsworth, seorang mantan pandai besi karismatik yang obsesi tunggalnya dalam mereformasi para penjahat akhirnya merusak kemanusiaannya dan menghancurkan cita-cita komune tersebut. Yang memperumit dinamika sosial adalah Priscilla, seorang penjahit muda yang rapuh dan terpesona dengan asal-usul misterius, serta Westervelt, seorang profesor yang menyeramkan dan manipulatif yang mewakili eksploitasi hal gaib dan kerentanan manusia.
🎯 Pelajaran Utama
💬 Kutipan Penting
"Human nature is more interesting than I thought it would be. Had you ever a burning desire, my dear friend, to know what contigo goes on in people's breasts?"
"The greatest obstacle to being heroic is the doubt whether one may not be going to prove a very ridiculous person."
"The best form of government is that which makes the most of its men, and women too."
"Believe me, Hollingsworth, it is a terrible thing to think of the amount of earthly unhappiness, which you are striving to unyoke, only to substitute the one idea of your own mind."
"I looked at Zenobia's magnificent beauty, and shuddered;—it was the very type of womanhood, such as it was before moral judgments were superadded to physical desire."
"I have made a huge mistake. The blunder of my life is having come here, and thus been robbed of all the wholesome breath of life, by a society pretending to be grounded on 'human brotherhood'."
⚖️ Kelebihan & Kekurangan
✅ Kelebihan
Prosa yang kaya, atmosferik, dan kedalaman psikologis khas dari karya terbaik Hawthorne.
Eksplorasi tema feminis awal yang memikat melalui karakter Zenobia yang kompleks.
Glimpse historis yang menarik ke dalam gerakan utopis abad ke-19 dan transendentalisme.
⚠️ Kekurangan
Narasi Miles Coverdale yang terlepas dapat terasa sangat pasif dan ambigu.
Elemen melodramatis dalam alur cerita terkadang menutupi tema filosofisnya.
✍️ About the Author
Nathaniel Hawthorne (1804-1864) was an American novelist known for exploring themes of sin, guilt, and morality in Puritan New England, most famously in 'The Scarlet Letter' and 'The House of the Seven Gables'.
View all books →❓ Pertanyaan Umum
Is this book worth reading? +
Ya, novel ini menawarkan kritik psikologis dan sosial yang menarik dan tetap relevan, meskipun membutuhkan kesabaran dengan prosa abad ke-19.
How long does it take to read? +
Biasanya sekitar 5 hingga 7 jam, tergantung pada kecepatan membaca, karena ini adalah novel yang cukup pendek dengan sekitar 250 halaman.
What is the main message? +
Buku ini memperingatkan terhadap bahaya fanatisme ideologis dan keterasingan emosional sambil menyoroti ketidakmungkinan melarikan diri dari kelemahan manusia melalui rekayasa sosial utopis.




