The Age of Fable
📘 About This Book
Tiga karya yang secara populer dikenal sebagai mitologi Bulfinch, yang awalnya ditulis dan diterbitkan secara terpisah. Hak Cipta © Libri GmbH. Semua hak dilindungi undang-undang.
📖 Ringkasan
Buku karya Thomas Bulfinch 'The Age of Fable, or Stories of Beauties and Beasts' adalah pengantar klasik dan abadi untuk mitologi klasik, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1855. Tujuan utama Bulfinch bukan sekadar menceritakan kembali kisah-kisah kuno, melainkan membuatnya dapat diakses agar para pembaca dapat lebih memahami sastra dan seni Inggris, yang sangat sarat dengan alusi klasik. Buku ini disusun ke dalam blok-blok naratif yang jelas, dimulai dengan panteon tradisional Yunani dan Romawi—merinci eksploitasi, kemenangan, dan kelemahan dewa-dewa seperti Zeus, Hera, Apollo, dan Athena. Buku ini kemudian bertransisi ke siklus wiracarita yang luas, menceritakan tragedi Perang Troya, pengembaraan berbahaya Odysseus dalam 'The Odyssey', serta kerja kepahlawanan Herkules dan Perseus. Bulfinch juga mengeksplorasi mitos metamorfosis yang kaya dan sering kali melankolis yang diabadikan oleh Ovidius, menampilkan sosok-sosok tak terlupakan seperti Daedalus dan Icarus, Orpheus dan Eurydice, serta Pygmalion. Di luar tradisi Yunani-Romawi...
🎯 Pelajaran Utama
💬 Kutipan Penting
"My aim is to entertain a large class of readers, who would gladly take acquaintance with the graceful fictions of antiquity, but have not time, or inclination, to deal with the original sources."
"Prometheus, the friend of man, filled a hollow reed with the fire he had stolen from the chariot of the sun, and brought it down to earth, thus imparting to mankind the knowledge of the arts and the means of improvement."
"The gods of mythology were beings of superior power, yet possessed of human passions and frailties, serving as mirrors for the hopes, fears, and ideals of the ancient world."
"Orpheus moved his lute with such tender melody that the very trees bent to listen, the wild beasts grew tame, and even the stern rulers of the underworld were melted to tears."
"Niobe, proud of her numerous and beautiful offspring, dared to mock the goddess Latona, bringing down a swift and terrible retribution that left her petrified in eternal grief."
"Without the knowledge of mythology, much of our literature, our art, and even our daily language remains half-understood, for these ancient tales are the very alphabet of imaginative culture."
⚖️ Kelebihan & Kekurangan
✅ Kelebihan
Berfungsi sebagai buku panduan referensi yang sangat penting untuk memahami alusi sastra dalam teks-teks klasik Barat.
Menyajikan narasi mitologis yang kompleks dengan gaya naratif yang menarik, sangat mudah dibaca, dan mudah diakses.
Memperluas cakupan mitologi tradisional dengan memasukkan kisah-kisah Nordik, Arthurian, dan Timur di samping karya klasik Yunani dan Romawi.
⚠️ Kekurangan
Prosa era Victoria abad ke-19 mungkin terasa agak ketinggalan jaman dan terlalu formal bagi pembaca modern.
Mitos-mitos tersebut telah banyak disensor dan disterilkan agar sesuai dengan kepekaan era 1950-an/abad ke-19, dengan menghilangkan unsur-unsur yang lebih gelap atau lebih kekerasan.
✍️ About the Author
❓ Pertanyaan Umum
Apakah buku ini layak dibaca? +
Ya, ini adalah karya klasik abadi yang secara brilian menjembatani kesenjangan antara cerita rakyat kuno dan sastra Barat modern.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membacanya? +
Bergantung pada kecepatan membaca Anda, biasanya dibutuhkan waktu antara 6 hingga 10 jam untuk membacanya dari sampul ke sampul.
Apa pesan utamanya? +
Pesan utamanya adalah bahwa mitos klasik bukanlah sekadar takhayul yang sudah ketinggalan zaman, melainkan kunci budaya vital yang diperlukan untuk mengapresiasi seni dan sastra Barat secara utuh.








