Sex, Death, and the Superego by Ronald Britton book cover
✓ Translated content
BookPedia›Buku›Psychology›Sex, Death, and the Superego
Psychology

Sex, Death, and the Superego

Updating Psychoanalytic Experience and Developments in Neuroscience

oleh Ronald Britton
Halaman
📄 213
Diterbitkan
📅 2020
Waktu baca
⏱️ ~6h
Bahasa
🌐 EN
ISBN
🔖 9781000176643
✅ Siapa yang harus membaca ini: Analis psiko, psikoterapis, mahasiswa neurosains, dan pembaca serius yang tertarik pada teori psikologi tingkat lanjut dan filsafat pikiran.

📘 About This Book

Edisi kedua dari peninjauan ulang pribadi Ronald Britton atas teori-teori psikoanalitik ini didasarkan pada pengalaman klinis lebih lanjut, studi lanjutan tentang neurosains terkini, serta refleksi berkelanjutan mengenai hubungan antara otak dan pikiran, jati diri dan kesadaran diri, keyakinan dan pengetahuan, serta kepastian dan ketidakpastian. Terbagi menjadi tiga bagian – "Histeria", "Ego dan superego", dan "Narsisme" – edisi baru ini menambahkan konten tentang otak, pikiran, dan diri, insting kematian, serta pembahasan mengenai dasar biologis, psikologis, dan sosiologis dari gender.

📖 Ringkasan

Sex, Death, and the Superego karya Ronald Britton berdiri sebagai peninjauan ulang pribadi yang mendalam terhadap teori-teori psikoanalitik, yang diperkaya secara mendalam oleh pengalaman klinis, neurosains kontemporer, dan refleksi berkelanjutan tentang hubungan rumit antara otak dan pikiran. Membentang sepanjang 213 halaman dalam edisi keduanya yang diterbitkan pada tahun 2020, buku ini membahas pertanyaan-pertanyaan fundamental mengenai jati diri, kesadaran diri, keyakinan, pengetahuan, dan keseimbangan halus antara kepastian dan ketidakpastian. Britton menyusun eksplorasi komprehensifnya ke dalam tiga bagian terpisah, yang masing-masing berfokus pada histeria, ego dan superego, serta narsisme, sembari mengintegrasikan materi baru yang penting. Edisi terbaru ini memperluas cakupan intelektualnya untuk memasukkan wawasan baru tentang otak, pikiran, dan diri, pemeriksaan ketat terhadap insting kematian, serta diskusi penuh pertimbangan yang membahas fondasi biologis, psikologis, dan sosiologis dari gender. Inti dari tesis Britton adalah gagasan bahwa pengetahuan kita yang terus berkembang secara alami mengarah pada pelarutan konsep pikiran dan otak tradisional yang kaku.

🎯 Pelajaran Utama

1Perluasan pengetahuan secara alami mengarah pada pelarutan konsep tradisional dan kaku tentang pikiran dan otak.
2Pembubaran kreatif mengharuskan kita untuk meninjau kembali pengetahuan dan ketidakpastian kita secara bijaksana.
3Hubungan kompleks antara otak dan jati diri harus dipahami melalui psikoanalisis dan neurosains.
4Gender dibentuk oleh interaksi yang rumit antara fondasi biologis, psikologis, dan sosiologis.
5Ego dan superego memainkan peran penting dan terus berkembang dalam mengelola keinginan, moralitas, dan kesadaran diri manusia.

⚖️ Kelebihan & Kekurangan

✅ Kelebihan

✓

Menawarkan peninjauan ulang teori psikoanalitik yang sangat pribadi namun berlandaskan klinis.

✓

Mengintegrasikan neurosains modern dengan konsep psikoanalitik tradisional mengenai pikiran dan otak.

✓

Memperluas topik kompleks seperti insting kematian dan fondasi gender.

✓

Mendorong pendekatan yang bijaksana dan kreatif dalam menghadapi ketidakpastian ilmiah.

⚠️ Kekurangan

✗

Konten teoretis yang padat mungkin terbukti menantang bagi pembaca biasa.

✗

Memerlukan keakraban sebelumnya dengan terminologi dan konsep dasar psikoanalitik.

❓ Pertanyaan Umum

Who is the author of Sex, Death, and the Superego? +

The author is Ronald Britton.

When was this second edition published? +

The second edition was published in 2020.

What are the three main parts of the book? +

The book is divided into Hysteria, The ego and superego, and Narcissism.

What new content is added to the second edition? +

It adds content on brain, mind and self, the death instinct, and a discussion on the biological, psychological and sociological basis of gender.

How many pages long is the book? +

The book spans 213 pages.

💬 💬 Komentar Pembaca (0)

Loading comments...

Buku Serupa

View all →
Psychology, Briefer Course by William James - Psychology book cover

Psychology, Briefer Course

William James

606 pagesHard
Yellow Wallpaper by Charlotte Perkins Gilman - Psychology book cover

Yellow Wallpaper

Charlotte Perkins Gilman

28 pagesEasy
The Lovely Bones by Alice Sebold - Psychology book cover

The Lovely Bones

Alice Sebold

Medium
Gone. Michael Grant by Michael Grant - Fiction book cover

Gone. Michael Grant

Michael Grant

559 pagesHard
Nineteen minutes by Jodi Picoult - Psychology book cover

Nineteen minutes

Jodi Picoult

455 pagesHard
Bell Jar by Sylvia Plath - Psychology book cover

Bell Jar

Sylvia Plath

Medium

Artikel Terkait

All articles →
The Lord of the Rings: A Deep Dive Review & Analisis Epik

The Lord of the Rings: A Deep Dive Review & Analisis Epik

Temukan ulasan mendalam tentang The Lord of the Rings. Analisis sinematik, tema moral, dan warisan budaya trilogi legendaris ini.

5 min read
Why Some Genres Never Go Out of Style: Rahasia Abadi

Why Some Genres Never Go Out of Style: Rahasia Abadi

Temukan alasan mengapa beberapa genre seni, musik, dan sastra tidak pernah lekang oleh waktu dan terus relevan di setiap zaman.

4 min read
The Great Gatsby: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

The Great Gatsby: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

Temukan analisis mendalam novel The Great Gatsby karya F. Scott Fitzgerald. Kupas tuntas tema American Dream, simbolisme, dan relevansinya hari ini.

5 min read
Why Some Books Are Perfect for Book Clubs dan Lainnya Gagal

Why Some Books Are Perfect for Book Clubs dan Lainnya Gagal

Temukan alasan mengapa beberapa buku sangat cocok untuk book club sementara yang lain justru membuat diskusi sepi. Panduan lengkap untuk pembaca.

5 min read