Saint Thomas Aquinas
📘 About This Book
Secara luas dianggap sebagai salah satu studi biografis dan filosofis terbaik yang pernah ditulis tentang teolog abad pertengahan tersebut, karya klasik ini mengeksplorasi kehidupan dan warisan intelektual dari biarawan Dominikan agung yang sering disebut sebagai Doktor Malaikat. Teks ini menawarkan pemeriksaan yang mendalam namun mudah diakses tentang bagaimana Thomas Aquinas mensintesis teologi Kristen dengan filosofi Aristoteles yang baru ditemukan kembali, menjauhkan pemikiran abad pertengahan dari ekstrem dan menancapkannya pada pandangan dunia yang rasional dan berbasis realitas.
📖 Ringkasan
Studi biografis dan filosofis klasik ini mengeksplorasi kehidupan luar biasa dan warisan intelektual yang abadi dari teolog abad pertengahan Saint Thomas Aquinas, yang secara luas dirayakan sebagai Doktor Malaikat. Teks ini menawarkan pemeriksaan yang mendalam namun sangat mudah diakses tentang bagaimana Aquinas berhasil mensintesis teologi Kristen dengan filosofi Aristoteles yang baru ditemukan kembali. Dalam prosesnya, ia menjauhkan pemikiran abad pertengahan dari ekstrem yang berbahaya dan menancapkannya dengan kuat pada pandangan dunia yang rasional dan berbasis realitas. Alih-alih menggambarkan subjeknya sebagai akademisi yang kaku atau orang suci yang tidak terjangkau dan terasing, penulis dengan jelas menggambarkan Aquinas sebagai pejuang yang penuh gairah untuk akal sehat, kejujuran intelektual, dan kebaikan mendasar dari ciptaan fisik. Narasi ini membawa pembaca dalam perjalanan melintasi lanskap abad pertengahan untuk memahami radikal...
🎯 Pelajaran Utama
💬 Kutipan Penting
"The saint is a medicine because he is an antidote. He will generally be found to be celebrating chiefly that virtue which has been lightly esteemed in his own age."
"The modern world is not evil; in some ways the modern world is far too good. It is full of wild and wasted virtues."
"Thirst is not a fancy; and the fact that we can be thirsty is good evidence that we were meant to drink."
"Thomas Aquinas was a great architect because he was a great logician. He built with syllogisms as a man builds with bricks."
"To Aristotle, a man is a man; to a Plato or a Buddha, a man is a phantom or a part of the universal whole. Thomas insisted that a thing is itself, and has the awful dignity of existence."
"It is the chief characteristic of the religion that it is a creed of the incarnation; it is the realization of God not only as a great mind, but as a great maker, and therefore as a material maker."
⚖️ Kelebihan & Kekurangan
✅ Kelebihan
Menawarkan eksplorasi filosofi yang kompleks secara mendalam namun mudah diakses.
Menampilkan subjek sebagai manusia yang dapat dipahami dan penuh gairah.
Menghadirkan kontras yang indah antara Aquinas dan rekan-rekan sezamannya di masa lalu.
Memperjuangkan akal sehat dan kejujuran intelektual di sepanjang buku.
⚠️ Kekurangan
Gaya sastra mungkin terasa tidak biasa bagi pembaca yang mencari biografi akademis yang sangat modern.
Sangat berfokus pada argumen filosofis yang membutuhkan pembacaan penuh perhatian.
✍️ About the Author
G. K. Chesterton (1874-1936) was an English author known for witty, philosophical writing, including the 'Father Brown' detective stories and 'Orthodoxy'.
View all books →❓ Pertanyaan Umum
Siapa penulis buku ini? +
Buku ini ditulis oleh Gilbert Keith Chesterton.
Siapa subjek utama dari buku ini? +
Subjek utamanya adalah Saint Thomas Aquinas, biarawan dan teolog Dominikan abad pertengahan.
Apa fokus filosofis utama dari teks tersebut? +
Fokusnya adalah bagaimana Aquinas mensintesis teologi Kristen dengan filosofi Aristoteles.
Bagaimana penulis menggambarkan Saint Thomas Aquinas? +
Ia digambarkan bukan sebagai akademisi yang kaku, melainkan sebagai pejuang akal sehat dan realitas yang penuh gairah.
Kapan edisi ini diterbitkan? +
Edisi khusus ini diterbitkan pada tahun 1974.






