NeuroTribes by Steve Silberman book cover
✓ Translated content
Family relationships

NeuroTribes

The legacy of autism and how to think smarter about people who think differently

oleh Steve Silberman
Halaman
📄 546
Diterbitkan
📅 2015
Waktu baca
⏱️ ~15h
Bahasa
🌐 EN
ISBN
🔖 9781925266603
✅ Siapa yang harus membaca ini: Siapa pun yang mencari pemahaman yang lebih mendalam dan penuh kasih tentang autisme, neurodiversitas, dan sejarah perbedaan kognitif.

📘 About This Book

A groundbreaking book that up-ends conventional thinking about autism and suggests a broader model for acceptance, understanding, and full participation in society for people who think differently. A New York Times bestseller Winner of the Samuel Johnson Prize for Non-Fiction 2015 'NeuroTribes is a sweeping and penetrating history, presented with a rare sympathy and sensitivity... it will change how you think of autism.' - Oliver Sacks What is autism: a devastating developmental disorder, a lifelong disability, or a naturally occurring form of cognitive difference akin to certain forms of genius? In truth, it is all of these things and more - and the future of our society depends on our understanding it. Following on from his ground breaking article 'The Geek Syndrome', Wired reporter Steve Silberman unearths the secret history of autism, long suppressed by the same clinicians who became famous for identifying it, and discovers why the number of diagnoses has soared in recent years. Going back to the earliest autism research and chronicling the brave and lonely journey of autistic people and their families through the decades, Silberman provides long-sought solutions to the autism puzzle, while mapping out a path towards a more humane world in which people with learning differences have access to the resources they need to live happier and more meaningful lives.

📖 Ringkasan

NeuroTribes karya Steve Silberman adalah sebuah eksplorasi sejarah yang luas dan mendalam yang secara fundamental mengubah pemikiran konvensional tentang autisme, membingkainya kembali bukan sekadar sebagai patologi medis modern yang menghancurkan, melainkan sebagai bentuk perbedaan kognitif yang terjadi secara alami. Mencakup lebih dari 500 halaman, buku ini menyelidiki sejarah tersembunyi tentang bagaimana orang-orang neurodivergen telah didiagnosis, disalahpahami, dilembagakan, dan dimarjinalkan selama abad terakhir, sekaligus melacak munculnya komunitas advokasi global yang dinamis. Berdasarkan laporan perintisnya dari artikel terkenal Wired, The Geek Syndrome, Silberman membimbing pembaca melalui karya awal perintis Hans Asperger dan Leo Kanner, mengungkapkan bagaimana kecelakaan sejarah dan tekanan Perang Dingin membentuk kriteria diagnostik modern kita. Dengan mengkaji kehidupan individu yang berpikir secara berbeda, buku ini menunjukkan bahwa keragaman kognitif selalu menjadi bagian dari pengalaman manusia, jauh ke masa lalu sebelum label modern ada. Silberman memperkenalkan pembaca pada konsep neurodiversitas, dengan alasan bahwa masyarakat harus melampaui paradigma sempit yang memandang autisme semata-mata sebagai disabilitas seumur hidup yang harus disembuhkan atau dihilangkan. Sebaliknya, buku ini menganjurkan model yang jauh lebih luas yang mendorong penerimaan yang tulus, pemahaman yang mendalam, dan partisipasi penuh serta bermakna dari individu neurodivergen dalam masyarakat sehari-hari. Di sepanjang narasi, buku ini menyoroti perjuangan dan kemenangan keluarga yang menavigasi tantangan-tantangan ini, menekankan pentingnya hubungan yang mendukung dan struktur komunitas. Melalui simpati yang langka, konteks sejarah yang ketat, dan kepekaan yang mendalam, Silberman menantang pembaca untuk mempertimbangkan kembali segala hal yang mereka yakini tentang neurologi manusia. Pada akhirnya, NeuroTribes menyampaikan pesan yang mendesak dan transformatif: masa depan masyarakat kita sangat bergantung pada bagaimana kita memahami, merangkul, dan mengintegrasikan mereka yang menavigasi dunia melalui jalur kognitif alternatif.

🎯 Pelajaran Utama

1Autisme bukanlah fenomena yang sepenuhnya modern, melainkan memiliki akar sejarah yang mendahului label diagnostik kontemporer.
2Penelitian psikiatri awal sangat dipengaruhi oleh konteks sejarah dan politik institusional.
3Melihat perbedaan neurologis melalui lensa neurodiversitas mempromosikan penerimaan alih-alih eliminasi.
4Hubungan keluarga yang mendukung dan komunitas yang inklusif sangat esensial bagi kesejahteraan orang-orang yang berpikir berbeda.
5Masyarakat harus merangkul model yang lebih luas yang memastikan partisipasi penuh individu neurodivergen.

⚖️ Kelebihan & Kekurangan

✅ Kelebihan

✓

Memberikan perspektif sejarah yang luas dan diteliti secara mendalam tentang autisme.

✓

Ditulis dengan simpati yang langka, kepekaan, dan prosa yang memikat.

✓

Mengubah model medis tradisional dengan memperkenalkan kerangka kerja neurodiversitas.

✓

Merayakan ketahanan dan komunitas individu yang berpikir secara berbeda.

⚠️ Kekurangan

✗

Panjang dan kepadatan detail sejarah yang luas mungkin terasa melelahkan bagi sebagian pembaca.

✗

Terlalu berfokus pada konteks sejarah daripada bertindak sebagai panduan pengasuhan modern.

❓ Pertanyaan Umum

Apa premis utama dari NeuroTribes? +

Buku ini berargumen bahwa autisme adalah bentuk perbedaan kognitif alami alih-alih sekadar gangguan modern, serta mengadvokasi neurodiversitas dan penerimaan.

Siapa penulis NeuroTribes? +

Buku ini ditulis oleh jurnalis senior Steve Silberman, yang dikenal melalui karyanya di majalah Wired.

Berapa halaman panjang buku ini? +

NeuroTribes mencakup 546 halaman narasi sejarah dan sosial yang mendetail.

Penghargaan besar apa yang dimenangkan oleh NeuroTribes? +

Buku ini memenangkan Penghargaan Non-Fiksi Samuel Johnson yang bergengsi pada tahun 2015 dan menjadi buku terlaris New York Times.

Konsep apa yang dipromosikan oleh buku ini mengenai masyarakat dan disabilitas? +

Buku ini mempromosikan model yang lebih luas untuk memahami disabilitas yang mendorong partisipasi penuh, inklusi, dan perayaan variasi kognitif manusia.

💬 💬 Komentar Pembaca (0)

Loading comments...

Buku Serupa

View all →
The Art Of Seduction by Robert Greene - Family relationships book cover

The Art Of Seduction

Robert Greene

496 pagesHard
Kidnapped by Paula S. Fass - Family relationships book cover

Kidnapped

Paula S. Fass

368 pagesMedium
The 5 Love Languages® by Gary Chapman - Family relationships book cover

The 5 Love Languages®

Gary Chapman

183 pagesEasy
Men Are from Mars, Women Are from Venus by John Gray - Family relationships book cover

Men Are from Mars, Women Are from Venus

John Gray

296 pagesMedium
Your Erroneous Zones by Wayne W. Dyer - Family relationships book cover

Your Erroneous Zones

Wayne W. Dyer

260 pagesMedium
The Shell Seekers (Coronet Books) by Rosamunde Pilcher - Fiction book cover

The Shell Seekers (Coronet Books)

Rosamunde Pilcher

Medium

Artikel Terkait

All articles →
The Lord of the Rings: A Deep Dive Review & Analisis Epik

The Lord of the Rings: A Deep Dive Review & Analisis Epik

Temukan ulasan mendalam tentang The Lord of the Rings. Analisis sinematik, tema moral, dan warisan budaya trilogi legendaris ini.

5 min read
The Great Gatsby: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

The Great Gatsby: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

Temukan analisis mendalam novel The Great Gatsby karya F. Scott Fitzgerald. Kupas tuntas tema American Dream, simbolisme, dan relevansinya hari ini.

5 min read
Pride and Prejudice: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

Pride and Prejudice: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

Temukan analisis mendalam novel Pride and Prejudice karya Jane Austen. Ulasan lengkap karakter, tema sosial, dan relevansinya di era modern.

6 min read
Sapiens: A Brief History of Humankind: A Deep Dive Review

Sapiens: A Brief History of Humankind: A Deep Dive Review

Temukan ulasan mendalam tentang Sapiens: A Brief History of Humankind karya Yuval Noah Harari. Pelajari bagaimana buku ini mengubah cara pandang kita.

5 min read