Lorna Doone, the Romance of Exmoor
📘 About This Book
Set against the rugged landscape of late seventeenth-century England, this classic historical romance unfolds against a backdrop of deep-seated rural feuds and national political upheaval. The narrative centers on a young West Country farmer whose peaceful existence is complicated by a fateful encounter with a notorious band of aristocratic outlaws ruling the remote moorlands. As tensions mount, the personal conflict becomes inextricably linked with the broader historical turbulence of Monmouth's Rebellion in 1685. Spanning a richly detailed 748-page expanse, the story explores enduring themes of justice, vengeance, social division, and transformative love. The author meticulously captures the folklore, geography, and cultural atmosphere of Exmoor, creating a vivid portrait of a bygone era where untamed wilderness matches the passionate rivalries of its inhabitants. Originally published in the nineteenth century and presented here in a 2012 edition, the work remains a cornerstone of historical fiction, celebrated for its atmospheric scene-setting and timeless storytelling traditions.
📖 Ringkasan
Roman sejarah klasik karya R. D. Blackmore, 'Lorna Doone: A Romance of Exmoor,' membawa pembaca ke Inggris pada akhir abad ke-17, dengan latar belakang lanskap Exmoor yang liar dan penuh atmosfer, serta peristiwa dramatis seputar Pemberontakan Monmouth. Kisah ini diceritakan oleh John 'Jan' Ridd, seorang petani Exmoor yang tangguh, jujur, dan sangat kuat, yang ayahnya dibunuh oleh para penjahat dari klan Doone—keluarga buangan aristokrat yang meneror pedesaan sekitar. Terlepas dari perseteruan darah yang telah berakar mendalam dan berbagai bahaya yang mengikutinya, John jatuh cinta secara mendalam kepada Lorna Doone, seorang wanita muda yang lembut dan cantik yang dibesarkan di antara para penjahat kejam tersebut secara terpaksa. Seiring berkembangnya jalinan cinta mereka, John harus menghadapi jurang pemisah sosial yang tajam, kesetiaan keluarga yang sengit, dan gejolak politik bangsa Inggris di bawah kepemimpinan Raja James II yang sudah di ambang mata. Identitas asli Lorna akhirnya terungkap, yang mengangkat status sosialnya jauh di atas John dan membuat persatuan mereka semakin rumit. Kisah in
🎯 Pelajaran Utama
💬 Kutipan Penting
"For sure there is nothing like cold blood, to beget hot courage."
"Love is of the nature of a fern, which shoots and prospers best when you least see it, and are most neglectful of it."
"It is a very sad thing to be a strong man, when you can do nothing."
"The more I see of men, the less I like them; and the more I see of women, the better I understand my mother."
"A man who is thoroughly selfish may be very generous, about things that do not cost him any trouble."
"Surely there is nothing wiser than to laugh at our own foolishness before other people are up to it."
⚖️ Kelebihan & Kekurangan
✅ Kelebihan
Prosa deskriptif yang indah dan jelas yang menghidupkan lanskap liar Exmoor.
Kisah cinta sentral yang sangat memikat dan menggugah emosi antara John Ridd dan Lorna Doone.
Konteks sejarah yang digambarkan dengan kaya dan terjalin mulus dengan taruhan pribadi para karakternya.
⚠️ Kekurangan
Gaya penulisan dan dialek Victoria abad ke-19 terkadang terasa lambat atau padat bagi pembaca modern.
Beberapa bagian tengah berjalan lambat karena adanya uraian panjang tentang kehidupan pedesaan.
✍️ About the Author
❓ Pertanyaan Umum
Apakah buku ini layak dibaca? +
Ya, buku ini secara luas dianggap sebagai mahakarya sastra klasik Inggris, yang dicintai karena latar atmosfernya dan alur romantisnya.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membacanya? +
Karena panjangnya dan gaya Victoria yang padat, pembaca rata-rata biasanya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 jam untuk menyelesaikannya.
Apa pesan utamanya? +
Pesan utamanya adalah bahwa cinta, integritas, dan ketekunan dapat menang atas kebencian yang berakar mendalam dan keadaan yang menindas.







