Human Nature and Conduct; an Introduction to Social Psychology. With an Introd. by the Author by John Dewey book cover
✓ Translated content
BookPedia›Buku›Habit›Human Nature and Conduct; an I
Habit

Human Nature and Conduct; an Introduction to Social Psychology. With an Introd. by the Author

Photo of John Deweyoleh John Dewey
Halaman
📄 306
Diterbitkan
📅 1957
Waktu baca
⏱️ ~9h
Bahasa
🌐 EN
✅ Siapa yang harus membaca ini: Mahasiswa dan pembaca bidang filsafat, psikologi, dan sosiologi yang tertarik memahami hubungan mendalam antara kebiasaan, moralitas, dan kemajuan sosial.

📘 About This Book

Human Nature and Conduct mengeksplorasi peran fundamental kebiasaan dalam membentuk tindakan manusia, institusi sosial, dan kehidupan moral. Beranjak dari model psikologi tradisional yang memandang dorongan (impuls) dan akal sebagai kekuatan yang terpisah atau statis, karya ini menyajikan kerangka kerja dinamis di mana kebiasaan tidak dianggap sebagai rutinitas kaku, melainkan sebagai disposisi aktif yang diperoleh dan berinteraksi secara konstan dengan lingkungan. Dorongan diperiksa sebagai agen penyimpangan dan reorganisasi, yang menyediakan gesekan yang diperlukan untuk memutus pola lama dan mendorong pertimbangan sadar serta kemajuan sosial. Dengan menjembatani kesenjangan antara psikologi individu dan filsafat sosial, teks ini menantang pandangan deterministik tentang sifat manusia dan menekankan bahwa moralitas bukanlah soal mematuhi dogma abstrak, melainkan respons yang cerdas dan eksperimental terhadap situasi sosial yang konkrit. Buku ini menawarkan penyelidikan komprehensif tentang bagaimana pendidikan, organisasi sosial, dan refleksi yang disengaja dapat dimanfaatkan untuk mengarahkan perilaku manusia menuju tujuan yang lebih bermartabat dan diinginkan.

📖 Ringkasan

Human Nature and Conduct karya John Dewey berdiri sebagai teks tonggak sejarah dalam eksplorasi kebiasaan, psikologi, dan filsafat sosial. Awalnya diterbitkan dan kemudian diterbitkan ulang dengan pengantar dari penulisnya, edisi tahun 1957 dari karya setebal 306 halaman ini menantang kerangka kerja tradisional yang mengisolasi akal budi manusia dari dorongan mentah. Sebagai gantinya, Dewey menghadirkan pandangan yang terpadu dan dinamis tentang sifat manusia di mana kebiasaan, dorongan, dan kecerdasan berinteraksi secara konstan untuk membentuk tindakan individu, struktur masyarakat, dan kehidupan moral. Inti dari tesis Dewey adalah definisi ulang yang radikal tentang kebiasaan. Alih-alih memandang kebiasaan sebagai rutinitas mekanis semata atau sangkar kaku yang membatasi kebebasan, Dewey berpendapat bahwa kebiasaan adalah disposisi aktif yang diperoleh. Kebiasaan adalah alat dinamis tempat manusia berinteraksi dengan dan mengubah lingkungan mereka. Karena kebiasaan melekat dalam jalinan sosial, kebiasaan membentuk landasan institusi sosial dan norma budaya. Kebiasaan memberikan stabilitas dan kontinuitas pada usaha manusia, memungkinkan masyarakat yang kompleks berfungsi tanpa memerlukan pertimbangan sadar untuk setiap tindakan rutin. Namun, kehidupan terus-menerus menghadirkan situasi baru yang tidak dapat diatasi secara memadai oleh kebiasaan yang ada. Di sinilah dorongan memasuki kerangka kerja tersebut. Dewey memeriksa dorongan bukan sebagai kekuatan destruktif atau kacau yang perlu ditekan oleh akal murni, melainkan sebagai agen utama penyimpangan dan reorganisasi. Ketika kebiasaan yang mapan gagal memenuhi tuntutan lingkungan baru, dorongan memberikan gesekan dan energi yang diperlukan untuk memutus pola lama. Gangguan ini memaksa individu keluar dari rasa puas diri, memicu pertimbangan yang sadar dan membuka pintu bagi kemajuan sosial yang sejati. Dengan menjembatani kesenjangan antara psikologi individu dan filsafat sosial, Dewey membongkar pandangan deterministik tentang sifat manusia yang memperlakukan orang sebagai produk pasif dari biologi atau pengondisian sosial yang kaku. Ia berpendapat bahwa sifat manusia bersifat lentur dan responsif terhadap perubahan pendidikan dan lingkungan. Selain itu, teks ini mendefinisikan ulang moralitas. Dewey menyatakan bahwa moralitas bukanlah soal mematuhi dogma abstrak, kemutlakan universal, atau aturan transenden. Sebaliknya, kehidupan moral bersifat praktis, berkelanjutan, dan eksperimental. Hal ini melibatkan adaptasi cerdas, evaluasi kritis terhadap konsekuensi, dan pembentukan kembali kebiasaan serta institusi sosial secara sadar agar lebih mampu melayani kesejahteraan manusia. Melalui lensa pragmatis ini, Human Nature and Conduct menawarkan penyelidikan abadi tentang bagaimana kita dapat lebih memahami diri sendiri dan secara sengaja menumbuhkan masyarakat yang lebih reflektif dan progresif.

🎯 Pelajaran Utama

1Kebiasaan bukanlah rutinitas kaku, melainkan disposisi aktif yang diperoleh dan berinteraksi secara konstan dengan lingkungan.
2Dorongan bertindak sebagai agen gangguan yang vital, meruntuhkan pola usang untuk mendorong pertimbangan yang sadar.
3Moralitas adalah proses yang praktis dan eksperimental, bukan sekadar kepatuhan ketat terhadap dogma abstrak.
4Sifat manusia bersifat dinamis dan lentur, sangat dipengaruhi oleh institusi sosial dan faktor lingkungan.
5Kemajuan sosial bergantung pada reorganisasi kebiasaan yang cerdas alih-alih stagnasi deterministik.

💬 Kutipan Penting

"Habits are formed rather by the circumstances of our upbringing, our friends, and our schooling than by conscious choice."
"Impulses are the pivots upon which the re-direction of habits turns, the agencies of social transformation."
"Mind is not a name for something complete, existing by itself; it is a name for a course of action in so far as that activity is consciously directed."
"To think is to anticipate consequences; it is to use present impulses and ideas to forecast what will happen and to plan accordingly."
"Morals is not a catalogue of acts nor a set of rules to be aped and applied, but a certain quality of activity, which is intelligent and social."
"We cannot divide ourselves into two parts, one physical and one mental, nor can we separate the individual from the social environment in which they live."

⚖️ Kelebihan & Kekurangan

✅ Kelebihan

✓

Menawarkan kerangka kerja revolusioner yang menjembatani psikologi individu dan filsafat sosial

✓

Mendefinisikan ulang kebiasaan secara dinamis dan memberdayakan alih-alih memandangnya sebagai pembatasan

✓

Menantang model deterministik tentang sifat manusia dan menyoroti kemampuan adaptasi manusia

✓

Menyediakan pendekatan praktis dan eksperimental untuk memahami moralitas dan etika

⚠️ Kekurangan

✗

Prosa filosofisnya bisa jadi padat dan menantang bagi pembaca biasa

✗

Membutuhkan konsentrasi cermat untuk memahami sifat kebiasaan dan dorongan yang saling terhubung

✍️ About the Author

❓ Pertanyaan Umum

Apa premis utama dari Human Nature and Conduct? +

Buku ini mengeksplorasi bagaimana kebiasaan aktif, dorongan dinamis, dan kecerdasan sadar membentuk tindakan manusia, institusi sosial, dan kehidupan moral.

Bagaimana John Dewey mendefinisikan kebiasaan dalam teks ini? +

Dewey memperlakukan kebiasaan bukan sebagai rutinitas mekanis yang kaku, melainkan sebagai disposisi aktif yang diperoleh dan berinteraksi secara konstan dengan lingkungan.

Apa peran dorongan dalam perilaku manusia menurut buku ini? +

Dorongan berfungsi sebagai agen penyimpangan dan reorganisasi, menyediakan gesekan yang diperlukan untuk memutus pola lama dan merangsang pertimbangan.

Bagaimana pandangan penulis terhadap moralitas? +

Dewey menantang gagasan bahwa moralitas adalah tentang mengikuti dogma abstrak, dan memandangnya sebagai masalah praktis serta eksperimental dari adaptasi cerdas.

Siapa yang menulis Human Nature and Conduct dan kapan edisi ini diterbitkan? +

Buku ini ditulis oleh John Dewey, menampilkan pengantar oleh penulis, dan diterbitkan pada tahun 1957 dengan panjang 306 halaman.

💬 💬 Komentar Pembaca (0)

Loading comments...

Buku Serupa

View all →
Habits by Susanna Cocroft - Habit book cover

Habits

Susanna Cocroft

156 pagesEasy

Artikel Terkait

All articles →
The Lord of the Rings: A Deep Dive Review & Analisis Epik

The Lord of the Rings: A Deep Dive Review & Analisis Epik

Temukan ulasan mendalam tentang The Lord of the Rings. Analisis sinematik, tema moral, dan warisan budaya trilogi legendaris ini.

5 min read
Why Some Genres Never Go Out of Style: Rahasia Abadi

Why Some Genres Never Go Out of Style: Rahasia Abadi

Temukan alasan mengapa beberapa genre seni, musik, dan sastra tidak pernah lekang oleh waktu dan terus relevan di setiap zaman.

4 min read
The Great Gatsby: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

The Great Gatsby: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

Temukan analisis mendalam novel The Great Gatsby karya F. Scott Fitzgerald. Kupas tuntas tema American Dream, simbolisme, dan relevansinya hari ini.

5 min read
Why Some Books Are Perfect for Book Clubs dan Lainnya Gagal

Why Some Books Are Perfect for Book Clubs dan Lainnya Gagal

Temukan alasan mengapa beberapa buku sangat cocok untuk book club sementara yang lain justru membuat diskusi sepi. Panduan lengkap untuk pembaca.

5 min read

Lainnya dari John Dewey

View all →
Democracy and Education by John Dewey - History book cover

Democracy and Education

John Dewey

198 pagesEasy
Experience and Nature by John Dewey - Philosophy book cover

Experience and Nature

John Dewey

237 pagesMedium
Experience and Education by John Dewey - Education book cover

Experience and Education

John Dewey

112 pagesEasy
The Public and Its Problems by John Dewey - Philosophy book cover

The Public and Its Problems

John Dewey

0Medium
The Middle Works, 1899-1924 by John Dewey - Education book cover

The Middle Works, 1899-1924

John Dewey

Medium
Reconstruction in Philosophy by John Dewey - Philosophy book cover

Reconstruction in Philosophy

John Dewey

162 pagesEasy