De Anima by Sascha Salatowsky book cover
✓ Translated content
Language Arts & Disciplines

De Anima

oleh Sascha Salatowsky
Halaman
📄 424
Diterbitkan
📅 2006
Waktu baca
⏱️ ~12h
Bahasa
🌐 EN
ISBN
🔖 9789060323748
✅ Siapa yang harus membaca ini: Para sarjana, mahasiswa pascasarjana, dan peneliti filsafat, teologi, serta sejarah gagasan yang mengkhususkan diri pada Aristoteles dan awal era modern.

📘 About This Book

Aristoteles' De Anima ist einer der zentralen Texte der Philosophiegeschichte. Seine grundlegende Leistung liegt in der alle Lebewesen umfassenden ontologisch-ontischen Bestimmung der Seele und ihrer Vermögen, einschließlich der Lehre vom Geist (nous), deren nähere Explikation seit der Antike Anlaß zu vielfältigen Diskussionen gab. Die vorliegende Studie ermittelt unter Rückgriff auf die traditionellen Schulen des Alexandrismus, Neuplatonismus, Averroismus und Thomismus diejenigen mannigfaltigen

📖 Ringkasan

Studi komprehensif karya Sascha Salatowsky ini meneliti warisan mendalam dan resepsi historis dari De Anima karya Aristoteles, salah satu teks paling fundamental dan abadi dalam sejarah filsafat. Inti dari karya asli Aristoteles terletak pada upaya rintisan untuk menetapkan definisi ontologis dan ontik tentang jiwa beserta berbagai fakultasnya, yang mencakup semua organisme hidup. Dalam kerangka kerja ini, doktrin spesifik Aristoteles mengenai intelek atau nous secara historis telah memicu perdebatan, interpretasi, dan kontroversi yang intens mulai dari zaman kuno hingga era modern. Salatowsky mengambil warisan intelektual yang kaya ini sebagai titik awal untuk menyelidiki bagaimana gagasan-gagasan kuno dan abad pertengahan tersebut terus-menerus diinterpretasikan ulang, diperdebatkan, dan disesuaikan selama abad keenam zeh dan ketujuh belas. Studi ini menavigasi dengan teliti berbagai sekolah filosofis dan teologis tradisional yang membentuk pemikiran awal era modern, termasuk Alexandrianisme, Neoplatonisme, Averroisme, dan Thomisme.

🎯 Pelajaran Utama

1De Anima karya Aristoteles menyediakan fondasi ontologis untuk memahami jiwa dan fakultas-fakultasnya di semua makhluk hidup.
2Konsep Aristoteles tentang intelek, atau nous, telah memicu perdebatan filosofis yang berkelanjutan sejak zaman kuno hingga awal era modern.
3Interpretasi awal era modern tentang jiwa sangat dibentuk oleh tradisi seperti Alexandrianisme, Neoplatonisme, Averroisme, dan Thomisme.
4Wacana filosofis abad ke-16 dan ke-17 sangat terjalin dengan perselisihan internal Katolik dan antar-konfesi yang intens.
5Para reformator agama seperti Luther dan Melanchthon memainkan peran penting dalam terlibat dengan dan membentuk kembali konsep-konsep psikologis klasik.

⚖️ Kelebihan & Kekurangan

✅ Kelebihan

✓

Menawarkan pemeriksaan akademis yang teliti dan menyeluruh terhadap pengaruh abadi Aristoteles.

✓

Menjembatani filsafat klasik dengan sejarah teologis dan intelektual awal era modern.

✓

Menerangi perdebatan kompleks di berbagai sekolah filosofis seperti Thomisme dan Averroisme.

✓

Memberikan konteks yang berharga tentang perselisihan antar-konfesi yang melibatkan umat Katolik, Lutheran, dan Calvinis.

⚠️ Kekurangan

✗

Fokus akademis yang tinggi mungkin terasa padat bagi pembaca umum.

✗

Memerlukan kebiasaan sebelumnya dengan filsafat Aristotelian dan teologi awal era modern.

❓ Pertanyaan Umum

Apa fokus utama dari buku ini? +

Buku ini meneliti resepsi historis dan interpretasi filosofis dari De Anima karya Aristoteles selama abad ke-16 dan ke-17.

Siapa penulis buku ini? +

Buku ini ditulis oleh Sascha Salatowsky.

Kapan buku ini diterbitkan? +

Buku ini diterbitkan pada tahun 2006.

Tradisi filosofis dan teologis mana saja yang dieksplorasi dalam studi ini? +

Studi ini mengeksplorasi Alexandrianisme, Neoplatonisme, Averroisme, Thomisme, serta perspektif para reformator seperti Luther dan Melanchthon.

Berapa halaman yang terkandung dalam buku ini? +

Buku ini mencakup 424 halaman analisis akademis yang mendetail.

💬 💬 Komentar Pembaca (0)

Loading comments...

Buku Serupa

View all →
How to Speak and Write Correctly by Joseph Devlin - Language Arts & Disciplines book cover

How to Speak and Write Correctly

Joseph Devlin

159 pagesEasy
Poetics by Aristotle - Language Arts & Disciplines book cover

Poetics

Aristotle

102 pagesEasy
Four Dialect Words by Thomas Hallam - Language Arts & Disciplines book cover

Four Dialect Words

Thomas Hallam

202 pagesMedium
The Stuff of Thought by Steven Pinker - Language Arts & Disciplines book cover

The Stuff of Thought

Steven Pinker

705 pagesHard
The Language Instinct by Steven Pinker - Language Arts & Disciplines book cover

The Language Instinct

Steven Pinker

443 pagesHard
Language by Leonard Bloomfield - Language Arts & Disciplines book cover

Language

Leonard Bloomfield

588 pagesHard

Artikel Terkait

All articles →
The Lord of the Rings: A Deep Dive Review & Analisis Epik

The Lord of the Rings: A Deep Dive Review & Analisis Epik

Temukan ulasan mendalam tentang The Lord of the Rings. Analisis sinematik, tema moral, dan warisan budaya trilogi legendaris ini.

5 min read
Why Some Genres Never Go Out of Style: Rahasia Abadi

Why Some Genres Never Go Out of Style: Rahasia Abadi

Temukan alasan mengapa beberapa genre seni, musik, dan sastra tidak pernah lekang oleh waktu dan terus relevan di setiap zaman.

4 min read
The Great Gatsby: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

The Great Gatsby: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

Temukan analisis mendalam novel The Great Gatsby karya F. Scott Fitzgerald. Kupas tuntas tema American Dream, simbolisme, dan relevansinya hari ini.

5 min read
Why Some Books Are Perfect for Book Clubs dan Lainnya Gagal

Why Some Books Are Perfect for Book Clubs dan Lainnya Gagal

Temukan alasan mengapa beberapa buku sangat cocok untuk book club sementara yang lain justru membuat diskusi sepi. Panduan lengkap untuk pembaca.

5 min read