Cantik Itu Luka by Eka Kurniawan book cover
Translated content
BookPediaBukuJuvenile FictionCantik Itu Luka
Juvenile Fiction

Cantik Itu Luka

Photo of Eka Kurniawanoleh Eka Kurniawan
Halaman
📄 520
Diterbitkan
📅 2018
Bahasa
🌐 EN
ISBN
🔖 9786020312583
✅ Siapa yang harus membaca ini: Pembaca dewasa yang menghargai epik sejarah luas, realisme magis, dan fiksi sastra yang sangat emosional yang membahas tema-tema gelap.

📘 About This Book

Suatu sore, seorang perempuan bangkit dari kuburannya setelah dua puluh satu tahun kematian. Kebangkitannya menguak kutukan dan tragedi keluarga, yang terentang sejak akhir masa kolonial perpaduan antara epik keluarga yang dibalut roman, kisah hantu, kekejaman politik, mitologi, dan petualangan. Dari kekasih yang lenyap ditelan kabut hingga seorang ibu yang menginginkan bayi buruk rupa.

📖 Ringkasan

Cantik Itu Luka (Beauty Is a Wound) karya Eka Kurniawan adalah sebuah epik monumental yang merajut sejarah, mitologi, cerita rakyat, dan tragedi Indonesia ke dalam narasi yang memukau. Berlatar belakang era kolonial Belanda, pendudukan Jepang, revolusi nasional Indonesia, dan pembersihan anti-komunis tahun 1960-an, novel ini dimulai dengan kebangkitan Dewi Ayu, seorang pelacur blasteran terkenal di kota pantai fiktif Halimunda. Bangkit dari kuburnya setelah mati selama dua puluh satu tahun, Dewi Ayu bersiap untuk menemukan anak bungsunya, Beauty, satu-satunya anak yang lahir tanpa kecantikan yang memukau—sebuah keinginan sengaja agar ia terhindar dari kutukan yang dibawa oleh kecantikan bagi para perempuan di keluarga mereka. Kisah ini terbentang melalui sebuah saga multi-generasi yang luas yang menyelami kehidupan para putri Dewi Ayu: Alamanda, Adinda, Maya, dan akhirnya Beauty. Setiap putri mewakili berbagai sisi penderitaan, ketangguhan, dan lanskap sosial-politik yang penuh gejolak.

🎯 Pelajaran Utama

1Kecantikan fisik sering kali menjadi beban berat dan kutukan berbahaya dalam masyarakat patriarki.
2Tragedi pribadi dan kutukan keluarga sangat terikat dengan sejarah penuh kekerasan suatu bangsa.
3Ketangguhan dan kelangsungan hidup sering kali menuntut ketahanan terhadap penderitaan yang tak terbayangkan dan trauma lintas generasi.
4Mitologi, cerita rakyat, dan realitas dapat berpadu untuk membantu memahami kekejaman sejarah.
5Hantu masa lalu—baik pribadi maupun politik—menolak untuk tetap terkubur hingga diakui.

💬 Kutipan Penting

"Di akhir pekan ketigabelas, Dewi Ayu bangkit dari kuburnya setelah dua dekade kematian."
"Bagi seorang pelacur, kecantikan adalah sebuah kutukan sekaligus modal yang mematikan."
"Semua anakku perempuan, kecuali yang terakhir, yang lahir dengan rupa seburuk rupa anjing hutan, dan kuberi nama Riti."
"Sejarah adalah kutukan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, tanpa seorang pun mampu menghentikannya."
"Kecantikan adalah luka. Ia membawa petaka bagi siapa saja yang memilikinya, terutama di negeri yang porak-poranda ini."
"Ia mencintai lelaki itu sebagaimana orang mencintai bencana: tak berdaya menghindarinya meski tahu akan menghancurkan diri sendiri."

⚖️ Kelebihan & Kekurangan

✅ Kelebihan

Perpaduan masterclass antara realisme magis, cerita rakyat, dan sejarah Indonesia yang menyayat hati.

Karakter yang tak terlupakan dan kompleks dengan alur multi-generasi yang sangat memikat.

Prosa yang kaya dan puitis yang dengan mudah menyeimbangkan humor hitam dengan tragedi mendalam.

⚠️ Kekurangan

Mengandung penggambaran eksplisit kekerasan seksual, kebrutalan, dan trauma sejarah grafis yang mungkin membuat sebagian pembaca terganggu.

Narasi yang luas dan non-linear serta jumlah karakter yang besar terkadang terasa melelahkan.

✍️ About the Author

❓ Pertanyaan Umum

Apakah buku ini layak dibaca? +

Ya, buku ini diakui secara luas sebagai mahakarya modern sastra Indonesia dan karya realisme magis yang memukau.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membacanya? +

Dengan sekitar 450 hingga 500 halaman tergantung edisinya, rata-rata pembaca biasanya membutuhkan waktu sekitar 6 hingga 10 jam untuk menyelesaikannya.

Apa pesan utamanya? +

Buku ini mengeksplorasi bagaimana kekerasan sejarah dan penindasan patriarki meninggalkan bekas luka lintas generasi, membingkai kecantikan perempuan sebagai kutukan berbahaya alih-alih anugerah.

💬 💬 Komentar Pembaca (0)

Loading comments...

Buku Serupa

View all →
Twilight by Stephenie Meyer - Juvenile Fiction book cover

Twilight

Stephenie Meyer

353 pagesMedium
Anne of Green Gables by Lucy Maud Montgomery - Fiction book cover

Anne of Green Gables

Lucy Maud Montgomery

Medium
City of Bones by Cassandra Clare - Fiction book cover

City of Bones

Cassandra Clare

Medium
Matilda by Roald Dahl - Juvenile Fiction book cover

Matilda

Roald Dahl

400 pagesHard
Charlotte's Web by Elwyn Brooks White - Juvenile Fiction book cover

Charlotte's Web

Elwyn Brooks White

196 pagesEasy
The Giver by Lois Lowry - Fiction book cover

The Giver

Lois Lowry

Medium

Artikel Terkait

All articles →
The Art of Deep Work: Master Focus in a Distracted World

The Art of Deep Work: Master Focus in a Distracted World

Discover the art of deep work and learn proven strategies to master intense focus, eliminate distractions, and produce your most meaningful, high-value work every day.

10 min read

Why Sleep Matters More Than You Think: The Science

Discover why sleep is your body's most powerful tool for health, memory, and longevity — and how to finally get the quality rest you deserve.

8 min read

فن العمل العميق: كيف تحقق إنجازات استثنائية في عصر التشتت

اكتشف فن العمل العميق وكيف يمكنك تحقيق إنجازات استثنائية بالتركيز الكامل بعيداً عن التشتت الرقمي وضوضاء العصر الحديث.

5 min read

The Little Prince: A Deep Dive Review & Life Lessons

Discover the timeless wisdom of Antoine de Saint-Exupéry's masterpiece in this comprehensive Little Prince review, exploring its profound life lessons.

7 min read