A Treatise Concerning the Principles of Human Knowledge by George Berkeley book cover
Translated content
BookPediaBukuFictionA Treatise Concerning the Prin
Fiction

A Treatise Concerning the Principles of Human Knowledge

Photo of George Berkeleyoleh George Berkeley
Halaman
📄 147
Diterbitkan
📅 1957
Bahasa
🌐 EN
ISBN
🔖 9781613108413
✅ Siapa yang harus membaca ini: Mahasiswa dan sarjana filsafat, epistemologi, dan metafisika yang mencari tantangan mendalam terhadap asumsi-asumsi materialis.

📘 About This Book

Masuki alam semesta radikal di mana materi fisik adalah ilusi dan kenyataan itu sendiri sepenuhnya ada di dalam pikiran. Dalam karya filosofis yang mendobrak ini, George Berkeley menghancurkan materialisme konvensional dengan berargumen bahwa objek-objek di sekitar kita hanyalah kumpulan gagasan indrawi yang diwujudkan secara terus-menerus oleh persepsi Tuhan. Bersiaplah untuk mempertanyakan hakikat keberadaan itu sendiri saat Anda menemukan bagaimana kebenaran sederhana bahwa menjadi berarti untuk dipersepsikan membela jiwa spiritual melawan skeptisisme dan ateisme.

📖 Ringkasan

Buku karya George Berkeley 'A Treatise Concerning the Principles of Human Knowledge' adalah teks fundamental dalam filsafat modern awal dan empirisme. Pertama kali diterbitkan pada tahun 1710, karya ini secara terkenal berargumen menentang keberadaan substansi material, dan justru menawarkan filsafat imaterialisme atau idealisme subjektif, yang terkenal dirangkum oleh frasa Latin 'esse est percipi'—ada berarti dipahami atau dipersepsi. Berkeley berpendapat bahwa objek fisik tidak ada secara terpisah dari pikiran yang mempersepsikannya. Menurut analisisnya, apa yang kita sebut 'benda' hanyalah kumpulan gagasan yang dicetak pada indra oleh Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Kuasa, yang terus-menerus mempersepsikan alam semesta untuk memastikan kelangsungan keberadaannya. Motivasi utama Berkeley adalah untuk memerangi gelombang skeptisisme, ateisme, dan materialisme yang ia yakini mengancam teologi Kristen dan fondasi pengetahuan manusia. Dengan menyingkirkan materi yang tidak berpikir dari lanskap filosofis, ia berusaha untuk menunjukkan hal yang mutlak

🎯 Pelajaran Utama

1Realitas pada dasarnya bersifat mental, terdiri dari gagasan daripada materi fisik yang tidak berpikir.
2Keberadaan objek fisik bergantung pada dipersepsikannya objek tersebut oleh pikiran yang sadar.
3Data sensorik tidak menunjuk pada substrat material yang tersembunyi, melainkan langsung pada persepsi ilahi.
4Skeptisisme dan materialisme dapat dihancurkan dengan mengenali hubungan langsung antara Tuhan, pikiran, dan gagasan.
5Bahasa dan gagasan umum yang abstrak seringkali mengaburkan hakikat pengalaman manusia yang sejati dan konkret.

💬 Kutipan Penting

"Their *esse* is *percipi*, nor is it possible they should have any existence out of the minds or thinking things which perceive them."
"It is indeed an opinion strangely prevailing amongst men, that houses, mountains, rivers, and in a word all sensible objects, have an existence, natural or real, distinct of their being perceived by the understanding."
"But, say you, though the ideas themselves do not exist without the mind, yet there may be things like them whereof they are copies or resemblances, which things exist without the mind, in an unthinking substance."
"Light and colors, heat and cold, extension and figure—in a word the things we see and feel—what are they so many sensations, notions, ideas, or impressions on the sense? And is it possible to separate, even in thought, any of these from perception?"
"From what has been said, it follows there is not any other substance than spirit, or that which perceives."
"We may indeed assert that the great Creator and Preserver of all things does continually imprint on our minds all those sensible ideas, which we call the works of nature."

⚖️ Kelebihan & Kekurangan

✅ Kelebihan

Menyajikan kerangka metafisik yang sangat unik dan secara logis sangat teliti.

Ditulis dalam prosa yang sangat jelas, mudah diakses, dan menarik untuk ukuran teks filosofis.

Berhasil menjembatani epistemologi yang kompleks dengan konsep teologis fundamental.

⚠️ Kekurangan

Sangat bergantung pada keberadaan Tuhan untuk menjaga kelangsungan objek yang tidak dipersepsikan.

Kesimpulan yang bertentangan dengan intuisi seringkali membebani pemahaman akal sehat pembaca tentang realitas.

✍️ About the Author

❓ Pertanyaan Umum

Apakah buku ini layak dibaca? +

Ya, buku ini adalah pilar penting filsafat Barat yang menantang asumsi fundamental tentang realitas dan persepsi.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membacanya? +

Sebagai risalah yang relatif singkat, biasanya membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 5 jam untuk dibaca secara cermat.

Apa pesan utamanya? +

Pesan utamanya adalah bahwa materi fisik tidak ada secara independen; realitas seluruhnya terdiri dari pikiran dan gagasan yang mereka persepsikan.

💬 💬 Komentar Pembaca (0)

Loading comments...

Buku Serupa

View all →
Help by Kathryn Stockett - Fiction book cover

Help

Kathryn Stockett

464 pagesHard
The Client by John Grisham - Fiction book cover

The Client

John Grisham

440 pagesHard
The Road by Cormac McCarthy - Fiction book cover

The Road

Cormac McCarthy

236 pagesMedium
The Girl on the Train by Paula Hawkins - Fiction book cover

The Girl on the Train

Paula Hawkins

418 pagesHard
Tropic of Cancer by Henry Miller - Fiction book cover

Tropic of Cancer

Henry Miller

360 pagesMedium
Angelfall by Susan Ee - Fiction book cover

Angelfall

Susan Ee

8 pagesEasy

Artikel Terkait

All articles →
The Lord of the Rings: A Deep Dive Review & Analisis Epik

The Lord of the Rings: A Deep Dive Review & Analisis Epik

Temukan ulasan mendalam tentang The Lord of the Rings. Analisis sinematik, tema moral, dan warisan budaya trilogi legendaris ini.

5 min read
Pride and Prejudice: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

Pride and Prejudice: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

Temukan analisis mendalam novel Pride and Prejudice karya Jane Austen. Ulasan lengkap karakter, tema sosial, dan relevansinya di era modern.

6 min read
The Little Prince: A Deep Dive Review & Makna Filosofisnya

The Little Prince: A Deep Dive Review & Makna Filosofisnya

Temukan ulasan mendalam tentang The Little Prince (Le Petit Prince). Pelajari makna filosofis, simbolisme, dan pelajaran hidup dari novel klasik ini.

6 min read
The Great Gatsby: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

The Great Gatsby: A Deep Dive Review & Analisis Mendalam

Temukan analisis mendalam novel The Great Gatsby karya F. Scott Fitzgerald. Kupas tuntas tema American Dream, simbolisme, dan relevansinya hari ini.

5 min read

Lainnya dari George Berkeley

View all →
Three Dialogues between Hylas and Philonous by George Berkeley - Philosophy book cover

Three Dialogues between Hylas and Philonous

George Berkeley

32 pagesEasy
The Works of George Berkeley by George Berkeley - Philosophy book cover

The Works of George Berkeley

George Berkeley

480 pagesHard