Dunia kartu tarot sering kali diselimuti oleh mitos, misteri, dan kesalahpahaman budaya pop. Banyak orang percaya bahwa kartu-kartu bergambar indah ini berasal dari Mesir Kuno, Kabbalah Ibrani kuno, atau bahkan Atlantis. Namun, penelitian sejarah modern telah membongkar mitos-mitos tersebut dan mengungkapkan kisah yang jauh lebih menarik—sebuah narasi tentang permainan kartu istana Renaisans di Italia yang bertransformasi secara perlahan menjadi alat introspeksi psikologis dan spiritual.
Jika Anda ingin mendalami seni meramal sekaligus memahami asal-usul otentiknya, Anda memerlukan bacaan yang tepat. Membaca buku tentang tarot dan sejarah aslinya adalah kunci utama untuk memisahkan mitos okultis abad ke-18 dari fakta sejarah yang terdokumentasi dengan baik. Artikel ini akan memandu Anda melalui daftar bacaan terbaik yang tidak hanya mengajarkan cara membaca kartu, tetapi juga membawa Anda menelusuri lorong waktu sejarah tarot yang sesungguhnya.
Mengapa Sejarah Tarot Penting bagi Pembaca Modern?
Sebelum kita menyelami daftar pustaka terbaik, penting untuk memahami mengapa mempelajari sejarah tarot sama krusialnya dengan menghafal arti kartunya. Selama berabad-abad, para pencinta esoterisme menciptakan narasi fiktif untuk memberikan legitimasi magis pada tarot. Tokoh-tokoh seperti Antoine Court de Gébelin pada abad ke-18 mengklaim bahwa tarot adalah kitab rahasia Mesir kuno milik Dewa Thoth—sebuah klaim yang sama sekali tidak memiliki bukti sejarah.
Dengan membaca buku-buku yang berbasis sejarah faktual, Anda akan mendapatkan keuntungan berikut:
- Perspektif yang Jernih: Memahami bahwa tarot awalnya adalah permainan kartu bernama Tarocchi di Italia Utara pada tahun 1440-an.
- Koneksi yang Lebih Kuat: Mengetahui bagaimana simbol-simbol Kristen, humanisme Renaisans, dan alegori klasik berpadu dalam dekorasi kartu aslinya.
- Menghindari Penipuan: Melindungi diri dari klaim-klaim komersial berlebihan yang sering menjual tarot sebagai alat kutukan atau ramalan mutlak yang menakutkan.
1. "A Wicked Pack of Cards" oleh Michael Dummett, Ronald Decker, dan Thierry Depaulis
Tidak ada daftar bacaan sejarah tarot yang lengkap tanpa menyebut karya monumental dari mendiang Profesor Michael Dummett bersama rekan-rekannya. Buku ini dianggap sebagai "kitab suci" bagi para sejarawan dan peneliti tarot di seluruh dunia.
Michael Dummett adalah seorang filsuf dan sejarawan terkemuka yang mendedikasikan dekade hidupnya untuk meneliti asal-usul permainan kartu. Dalam buku ini, para penulis dengan teliti membongkar mitos okultis Prancis dan menunjukkan bagaimana okultis seperti Etteilla dan Eliphas Levi merekayasa sejarah tarot demi kepentingan mistisisme mereka pada abad ke-18 dan ke-19.
Meskipun gaya penulisannya cukup akademis dan padat, buku ini sangat direkomendasikan bagi siapa saja yang ingin melihat tarot melalui lensa pembuktian arsip sejarah, bukan sekadar intuisi belaka.
2. "Tarot: A History of the Cards" oleh Ronald Decker dan Michael Dummett
Jika Anda merasa "A Wicked Pack of Cards" terlalu berat untuk dibaca pertama kali, buku ini adalah versi yang lebih ringkas namun tetap mempertahankan standar akademis yang sangat tinggi. Buku ini berfokus pada perkembangan visual dan grafis kartu tarot dari masa Renaisans hingga era modern.
Anda akan diajak melihat bagaimana ilustrasi kartu bergeser dari sekadar hiburan bangsawan kaya di Milan dan Ferrara, hingga diadopsi oleh dunia okultisme di Paris dan London. Buku ini juga kaya akan ilustrasi visual yang memanjakan mata, memperlihatkan cetakan-cetakan kartu langka dari museum-museum di seluruh dunia.
Tips Praktis: Gunakan buku ini sebagai referensi visual saat Anda mempelajari dek tradisional seperti Tarot de Marsile (TdM). Anda akan melihat bagaimana setiap garis dan warna memiliki akar historis yang kuat, bukan sekadar ciptaan acak.
3. "The Tarot: History, Symbolism, and Divination" oleh Robert M. Place
Buku ini adalah salah satu karya terbaik yang menjembatani antara sejarah akademis dan praktik intuitif modern. Robert M. Place adalah seorang seniman, sejarawan, dan pembaca tarot berpengalaman yang mengerti betul bagaimana menyajikan fakta sejarah tanpa menghilangkan esensi spiritual dari tarot itu sendiri.
Place menjelaskan dengan sangat lugas bagaimana tarot berkembang dari permainan kartu biasa menjadi alat meditasi. Ia juga mengupas tuntas pengaruh Hermetisme, Neoplatonisme, dan alkimia pada dek-dek awal. Yang membuat buku ini istimewa adalah bab-bab praktisnya yang mengajarkan cara membaca tarot berdasarkan konteks historis simbol-simbolnya.
"Tarot bukanlah jendela ajaib yang melihat masa depan yang sudah ditentukan, melainkan sebuah cermin reflektif yang membantu kita menavigasi kemungkinan-kemungkinan di masa kini melalui bahasa simbol universal." — Robert M. Place
4. "Holistic Tarot: An Integrative Approach to Using Tarot for Personal Growth" oleh Benebell Wen
Meskipun bukan buku murni tentang sejarah, Holistic Tarot karya Benebell Wen layak masuk dalam daftar ini karena pendekatannya yang sangat komprehensif terhadap sejarah, struktur, dan psikologi di balik kartu tarot. Wen membahas bagaimana tarot berakar dari budaya Eropa dan bagaimana sistem ini dapat diintegrasikan dengan psikologi Jungian serta praktik manajemen diri modern.
Buku ini sangat tebal (sering disebut sebagai "alkitab tarot modern") dan cocok bagi pemula maupun praktisi tingkat lanjut yang ingin memahami tarot secara holistik. Wen mengajarkan bahwa tarot adalah alat pemberdayaan diri, bukan alat untuk menciptakan ketakutan akan takdir buruk.
Bagian yang Wajib Dibaca di "Holistic Tarot":
- Bab awal mengenai sejarah singkat kartu dan bagaimana dek Rider-Waite-Smith mendominasi pasar modern.
- Panduan mendalam tentang struktur Arcanum Mayor dan Minor serta korespondensi astrologinya.
- Teknik merancang spread (bentangan kartu) sendiri yang disesuaikan dengan kebutuhan psikologis Anda.
5. "The Game of Marselles Tarot" oleh Yoav Ben-Dov
Bagi Anda yang tertarik dengan dek Tarot de Marsile (TdM)—yang merupakan salah satu dek historis paling berpengaruh di dunia—buku ini adalah panduan mutlak. Dr. Yoav Ben-Dov adalah seorang fisikawan asal Israel yang mendedikasikan tahun-tahun terakhirnya untuk memulihkan dek Marsile berdasarkan cetakan historis abad ke-18 karya Nicolas Conver.
Dalam buku ini, Ben-Dov tidak hanya mengajarkan cara membaca, tetapi juga membongkar mitos-mitos okultis yang sering ditempelkan pada dek Marsile oleh Golden Dawn dan Arthur Edward Waite. Ia menunjukkan bahwa kesederhanaan grafis pada dek Marsile justru menyimpan kekuatan visual yang luar biasa untuk pembacaan intuitif.
Bagaimana Memilih Buku Tarot yang Tepat untuk Anda?
Dengan banyaknya pilihan di luar sana, memilih buku tentang tarot bisa menjadi hal yang membingungkan. Berikut adalah beberapa langkah praktis untuk membantu Anda menentukan pilihan:
- Tentukan Tujuan Anda: Apakah Anda ingin fokus pada sejarah akademis murni (pilih Michael Dummett), atau ingin langsung belajar membaca sambil memahami konteks sejarahnya (pilih Robert M. Place atau Benebell Wen)?
- Periksa Latar Belakang Penulis: Pastikan penulis memiliki kredibilitas historis atau pengalaman praktis yang valid, bukan sekadar mengutip mitos lama yang sudah terbantahkan.
- Sesuaikan dengan Dek yang Anda Miliki: Jika Anda menggunakan dek Rider-Waite-Smith, cari buku yang membahas sejarah dan simbolisme dek tersebut. Jika Anda menggunakan dek Marsile, pilihlah literatur yang sesuai.
Kesimpulan
Memahami tarot jauh melampaui sekadar menghafal arti 78 kartu di atas meja. Dengan menyelami buku-buku tentang tarot dan sejarah aslinya, Anda tidak hanya memperkaya wawasan intelektual, tetapi juga memperdalam hubungan intuitif Anda dengan kartu-kartu tersebut. Sejarah mengajarkan kita bahwa tarot adalah produk dari kreativitas manusia, seni Renaisans, dan evolusi budaya yang terus hidup hingga hari ini.
Mulailah perjalanan Anda dengan membaca karya-karya berbasis sejarah faktual, bebaskan diri dari mitos-mitos yang menyesatkan, dan temukan kebijaksanaan mendalam yang tersembunyi di balik lembaran kartu tarot Anda.











